Kekasih Pelaku Penembakan Las Vegas Terbang dari Manila ke LA

Kompas.com - 04/10/2017, 11:16 WIB
Media di Australia mengatakan, pacar atau kekasih dari pelaku penembakan di Las Vegas memegang paspor Australia dan keturunan Indonesia. Perempuan tersebut dikatakan bernama Marilou Danely yang berdarah Asia. Twitter @LVMPD, Official Twitter for the Las Vegas Metropolitan Police DepartmentMedia di Australia mengatakan, pacar atau kekasih dari pelaku penembakan di Las Vegas memegang paspor Australia dan keturunan Indonesia. Perempuan tersebut dikatakan bernama Marilou Danely yang berdarah Asia.
EditorGlori K. Wadrianto

MANILA, KOMPAS.com - Marilou Danley (62), kekasih dari pelaku penembakan massal di Las Vegas, Stephen Paddock (64) dikabarkan telah terbang dari Manila, Filipina, menuju Amerika Serikat. 

Keterangan ini disampaikan Jurubicara Dinas Imigrasi Filipina Maria Antoinette Mangrobang, seperti dikutip AFP, pada Rabu (4/10/2017).

Disebutkan Mangrobang, Marilou Danley berangkat dengan pesawat Philippine Airlines menuju Los Angeles.

Sebuah sumber di layanan penerbangan menyebutkan perempuan itu terbang dengan pesawat yang lepas landas pada Selasa malam.

Baca: Inilah Marilou Danley, Kekasih Pelaku Penembakan Las Vegas

Danley menjadi perhatian publik, setelah namanya muncul dalam keterangan otoritas keamanan terkait penembakan paling mematikan dalam sejarah AS, Minggu malam lalu.

Wanita itu pun menjadi sosok yang paling diburu, meski otoritas keamanan sejak awal menduga Danley tak terkait dengan peristiwa tersebut. 

Sherif Joseph Lombardo adalah salah satu pejabat yang pertama mengungkapkan sosok Danley.

Tak berselang lama, Lombado mengaku telah berhasil menghubungi perempuan itu.

"Kami telah berbicara dengan dia, dan kami yakin dia, -untuk saat ini, tak terlibat dalam penembakan itu. Namun demikian, penyelidikan akan terus dilanjutkan," kata Lombardo.

Saat memberikan keterangan tersebut, Lombardo tak mengungkapkan di mana keberadaan Danley.

Pihak kepolisian hanya mengatakan Danley berada di luar AS saat kejadian penembakan, dan wanita itu tak terlibat dalam penembakan tersebut.

Baca: Kekasih Pelaku Penembakan Las Vegas Tak Terlibat

Danley diyakini sebagai warga negara Australia yang sebelumnya tinggal di Gold Coast, Queensland, Australia.

Dia menetap di sana selama lebih dari satu dekade dengan mantan suaminya, seorang pria Australia, yang kini telah meninggal dunia.

Danley kemudian pindah ke AS sejak 20 tahun yang lalu.

Di laman Facebook yang sekarang dihapusnya, ia mengidentifikasi dirinya sebagai ‘Proud Mom & Grandma’.

Danley juga menggambarkan dirinya di halaman LinkedIn sebagai seorang profesional di bidang judi dan kasino yang tinggal di Reno, Nevada.

Di laman media sosial tersebut ia menyebut dirinya sebagai mantan 'hostes kelas atas' di Club Paradise, Kasino Atlantis di Reno antara tahun 2010-2013.

Selama dua tahun terakhir, Danley dan Paddock tinggal bersama di sebuah rumah di kota kecil Mesquite, 128 kilometer dari Las Vegas, dekat perbatasan negara bagian Arizona.

Baca: Penyerang di Las Vegas Punya Puluhan Senjata Api? Itu Mudah dan Legal

Updated per 5 Oktober 2017: Kompas.com sempat mengutip berita BBC Indonesia pada awal-awal peristiwa penembakan, yang menyebutkan Danley diduga keturunan Indonesia. Keterangan itu bersumber pada media di Australia. Media Australia belum meng-update apakah Danley memiliki darah keturunan Indonesia atau tidak.

Dalam perkembangannya, AFP menyebutkan bahwa Danley "pulang" ke Filipina saat kejadian penembakan. Sementara, New York Times pada 4 Oktober mengutip keterangan keluarga Danley yang mengatakan Danley lahir di Filipina dan tinggal bertahun-tahun di Australia, yang kemudian dia menjadi warga negara di sana. Danley kemudian pindah ke Amerika Serikat.



Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Israel Klaim 1 Lagi Komandan Jihad Islam dan Keluarganya Tewas dalam Serangan

Israel Klaim 1 Lagi Komandan Jihad Islam dan Keluarganya Tewas dalam Serangan

Internasional
Berdebat dengan Demonstran Hong Kong, Kepala Pria 70 Tahun Dilempar Batu Bata

Berdebat dengan Demonstran Hong Kong, Kepala Pria 70 Tahun Dilempar Batu Bata

Internasional
Dianggap Terlalu Awal, Keluarga di Texas Ini Diminta Copot Hiasan Natal

Dianggap Terlalu Awal, Keluarga di Texas Ini Diminta Copot Hiasan Natal

Internasional
Ekor Anak Anjing Ini Tumbuh di Kepala

Ekor Anak Anjing Ini Tumbuh di Kepala

Internasional
Komandannya Tewas Diserang, Jihad Islam Tembakkan Roket Tiap 7 Menit ke Israel

Komandannya Tewas Diserang, Jihad Islam Tembakkan Roket Tiap 7 Menit ke Israel

Internasional
Hadapi Polisi, Pelajar Hong Kong Mempersenjatai Diri dengan Panah dan Tombak

Hadapi Polisi, Pelajar Hong Kong Mempersenjatai Diri dengan Panah dan Tombak

Internasional
Menlu Retno: Saatnya Wanita Bekerja Bersama Membawa Panji Toleransi

Menlu Retno: Saatnya Wanita Bekerja Bersama Membawa Panji Toleransi

Internasional
Datang ke AS, Erdogan Mengaku Kembalikan Surat yang Ditulis Trump

Datang ke AS, Erdogan Mengaku Kembalikan Surat yang Ditulis Trump

Internasional
Mantan Pemimpin ISIS Baghdadi Pasang Koneksi Internet di Persembunyiannya

Mantan Pemimpin ISIS Baghdadi Pasang Koneksi Internet di Persembunyiannya

Internasional
Ribuan Burung Mati Misterius di Danau Pedalaman India

Ribuan Burung Mati Misterius di Danau Pedalaman India

Internasional
[POPULER INTERNASIONAL] Sungai di Korsel Berubah Merah karena Darah Babi | Pria Diborgol karena Sandwich

[POPULER INTERNASIONAL] Sungai di Korsel Berubah Merah karena Darah Babi | Pria Diborgol karena Sandwich

Internasional
Pemimpin Oposisi Inggris Sebut Eks Pemimpin ISIS Baghdadi Harus Ditangkap Hidup-hidup

Pemimpin Oposisi Inggris Sebut Eks Pemimpin ISIS Baghdadi Harus Ditangkap Hidup-hidup

Internasional
Istrinya Habis Rp 600 Juta di Harbolnas China, Pria Ini Ingin Bunuh Diri

Istrinya Habis Rp 600 Juta di Harbolnas China, Pria Ini Ingin Bunuh Diri

Internasional
Kasus 2 Remaja Tewas Ditabrak Mobil di Jakarta, Bagaimana Hukum Penggunaan Skuter Listrik di Negara Lain?

Kasus 2 Remaja Tewas Ditabrak Mobil di Jakarta, Bagaimana Hukum Penggunaan Skuter Listrik di Negara Lain?

Internasional
Lakukan Pelecehan Seksual, Pelaku Malah Salahkan Korban

Lakukan Pelecehan Seksual, Pelaku Malah Salahkan Korban

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X