Kekasih Pelaku Penembakan Las Vegas Terbang dari Manila ke LA

Kompas.com - 04/10/2017, 11:16 WIB
Media di Australia mengatakan, pacar atau kekasih dari pelaku penembakan di Las Vegas memegang paspor Australia dan keturunan Indonesia. Perempuan tersebut dikatakan bernama Marilou Danely yang berdarah Asia. Twitter @LVMPD, Official Twitter for the Las Vegas Metropolitan Police Department Media di Australia mengatakan, pacar atau kekasih dari pelaku penembakan di Las Vegas memegang paspor Australia dan keturunan Indonesia. Perempuan tersebut dikatakan bernama Marilou Danely yang berdarah Asia.

Danley diyakini sebagai warga negara Australia yang sebelumnya tinggal di Gold Coast, Queensland, Australia.

Dia menetap di sana selama lebih dari satu dekade dengan mantan suaminya, seorang pria Australia, yang kini telah meninggal dunia.

Danley kemudian pindah ke AS sejak 20 tahun yang lalu.

Di laman Facebook yang sekarang dihapusnya, ia mengidentifikasi dirinya sebagai ‘Proud Mom & Grandma’.

Danley juga menggambarkan dirinya di halaman LinkedIn sebagai seorang profesional di bidang judi dan kasino yang tinggal di Reno, Nevada.

Di laman media sosial tersebut ia menyebut dirinya sebagai mantan 'hostes kelas atas' di Club Paradise, Kasino Atlantis di Reno antara tahun 2010-2013.

Selama dua tahun terakhir, Danley dan Paddock tinggal bersama di sebuah rumah di kota kecil Mesquite, 128 kilometer dari Las Vegas, dekat perbatasan negara bagian Arizona.

Baca: Penyerang di Las Vegas Punya Puluhan Senjata Api? Itu Mudah dan Legal

Updated per 5 Oktober 2017: Kompas.com sempat mengutip berita BBC Indonesia pada awal-awal peristiwa penembakan, yang menyebutkan Danley diduga keturunan Indonesia. Keterangan itu bersumber pada media di Australia. Media Australia belum meng-update apakah Danley memiliki darah keturunan Indonesia atau tidak.

Dalam perkembangannya, AFP menyebutkan bahwa Danley "pulang" ke Filipina saat kejadian penembakan. Sementara, New York Times pada 4 Oktober mengutip keterangan keluarga Danley yang mengatakan Danley lahir di Filipina dan tinggal bertahun-tahun di Australia, yang kemudian dia menjadi warga negara di sana. Danley kemudian pindah ke Amerika Serikat.

 

Halaman:
Punya opini tentang artikel yang baru Kamu baca? Tulis pendapat Kamu di Bagian Komentar!


Ikuti perkembangan berita ini dalam topik:
EditorGlori K. Wadrianto
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Terkini Lainnya

DPR AS Tolak Usulan Pemakzulan Presiden Donald Trump

DPR AS Tolak Usulan Pemakzulan Presiden Donald Trump

Internasional
Cuaca Buruk, Pesawat Penumpang di India Nyaris Kehabisan Bahan Bakar

Cuaca Buruk, Pesawat Penumpang di India Nyaris Kehabisan Bahan Bakar

Internasional
Kebakaran Studio Animasi di Jepang, Diduga Disengaja

Kebakaran Studio Animasi di Jepang, Diduga Disengaja

Internasional
AS 'Tendang' Turki dari Program Jet Tempur F-35

AS "Tendang" Turki dari Program Jet Tempur F-35

Internasional
Bocah Usia 8 Tahun Tulis Surat Terbuka agar McDonald's Hapus Hadiah Mainan Happy Meal

Bocah Usia 8 Tahun Tulis Surat Terbuka agar McDonald's Hapus Hadiah Mainan Happy Meal

Internasional
Sebut Penumpang Lain Teroris, 2 Perempuan Diturunkan Paksa dari Pesawat

Sebut Penumpang Lain Teroris, 2 Perempuan Diturunkan Paksa dari Pesawat

Internasional
Hari Ini dalam Sejarah: Marie dan Pierre Curie Temukan Polonium

Hari Ini dalam Sejarah: Marie dan Pierre Curie Temukan Polonium

Internasional
Gedung Putih Tegaskan Turki Akan Dikeluarkan dari Program F-35

Gedung Putih Tegaskan Turki Akan Dikeluarkan dari Program F-35

Internasional
[POPULER INTERNASIONAL] Motif Pembunuhan Selebgram Bianca Devins | Mantan Raja Malaysia Diisukan Bercerai

[POPULER INTERNASIONAL] Motif Pembunuhan Selebgram Bianca Devins | Mantan Raja Malaysia Diisukan Bercerai

Internasional
Gembong Narkoba Meksiko 'El Chapo' Dijatuhi Penjara Seumur Hidup

Gembong Narkoba Meksiko "El Chapo" Dijatuhi Penjara Seumur Hidup

Internasional
Rudal yang Disita Polisi Italia dari Kelompok Neo-Nazi Dijual Qatar pada 1994

Rudal yang Disita Polisi Italia dari Kelompok Neo-Nazi Dijual Qatar pada 1994

Internasional
LSM Israel Ajukan Petisi Jual Kapal Tanker Iran yang Disita untuk Kompensasi Korban Hamas

LSM Israel Ajukan Petisi Jual Kapal Tanker Iran yang Disita untuk Kompensasi Korban Hamas

Internasional
Laporkan Remaja yang Berciuman di Taman ke Polisi, Anggota Parlemen Bangladesh Dikecam

Laporkan Remaja yang Berciuman di Taman ke Polisi, Anggota Parlemen Bangladesh Dikecam

Internasional
Taliban Tutup Puluhan Fasilitas Kesehatan di Afghanistan

Taliban Tutup Puluhan Fasilitas Kesehatan di Afghanistan

Internasional
Kamboja Bakal Pulangkan 1.600 Ton Sampah Plastik ke AS dan Kanada

Kamboja Bakal Pulangkan 1.600 Ton Sampah Plastik ke AS dan Kanada

Internasional
Close Ads X