Kompas.com - 02/10/2017, 12:48 WIB
EditorGlori K. Wadrianto

Tuduhan tersebut dipicu oleh bocoran Panama Papers tahun lalu.

Publikasi berlanjut melalui media yang mengangkat gaya hidup mewah keluarga Sharif, dengan beragam properti di London, Inggris. 

Dalam putusannya, MA juga melarang Sharif untuk memegang jabatan publik.

MA juga  memerintahkan pengawas anti-korupsi negara tersebut, Biro Pertanggungjawaban Nasional, untuk membuka kasus pidana terhadap Sharif, serta anak-anaknya Hussain dan Hassan, serta putrinya Maryam.

Media Pakistan melaporkan, hari ini, Sharif diperkirakan akan menghadapi dakwaan pidana dalam kasus tersebut.

Baca: Mantan PM Pakistan Nawaz Sharif Beri Pukulan Balik

Tuduhan tersebut belum dikonfirmasi, namun hukuman pidana karena korupsi bisa mengakibatkan dia mendekam di dalam penjara. 

Sharif pernah menghadapi tantangan serupa sebelumnya.

Pada tahun 1993, dia dipecat dari jabatan pertamanya sebagai perdana menteri karena korupsi.

Sementara pada tahun 1999, dia dijatuhi hukuman penjara militer seumur hidup setelah masa jabatan keduanya berakhir dengan sebuah kudeta tentara.

Halaman Selanjutnya
Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.