Mabuk, Perwira Polisi Perkosa Bocah Perempuan Umur 7 Tahun

Kompas.com - 02/10/2017, 08:07 WIB
ilustrasi penjara Shutterstockilustrasi penjara
EditorGlori K. Wadrianto

NEW DELHI, KOMPAS.com - Seorang polisi ditangkap karena diduga memperkosa seorang bocah perempuan berusia tujuh tahun, ketika sedang mabuk.

Polisi melakukan penyelidikan ketika mendapati bocah perempuan itu dalam keadaan tanpa busana di rumah sang perwira di negara bagian utara Uttar Pradesh, India, Sabtu malam lalu.

Inspektur Polisi setempat, Vipin Tada mengungkapkan informasi itu seperti diwartakan AFP, Minggu (1/10/2017). 

"Kami mengirimnya untuk pemeriksaan medis, dan sedang menunggu laporan akhir," kata Tada.

Baca: MA India Kukuhkan Hukuman Mati untuk 4 Pelaku Gang Rape

"Polisi tersebut akan menjalani tes kesehatan untuk memastikan apakah dia mengonsumsi alkohol di tempat tinggalnya."

Kantor berita Trust of India melansir kabar, penduduk setempat yang marah telah mencoba menyerang pos polisi sebagai bentuk protes.

Namun Tada berkilah, kerumunan itu dapat segera dikendalikan saat diberi informasi bahwa polisi tersebut telah ditangkap. 

Selama ini, negara India memiliki catatan buruk dalam kasus serangan seksual terhadap anak di bawah umur.

Berdasarkan data pemerintah, tercatat ada 20.000 kasus yang dilaporkan pada tahun 2015.

Hal ini memperkuat desakan untuk undang-undang tentang kekerasan seksual, terlebih setelah kasus pemerkosaan berkelompok terhadap seorang pelajar di New Delhi, tahun 2012 lalu.

Kasus itu telah memicu kemarahan global, namun serangan serupa masih terus terjadi di India. Bahkan, kini dilakukan oleh aparat keamanan.

Baca: India Kembali Diguncang Kasus Gang Rape

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Trump Umumkan Rencana Perdamaian Israel dan Palestina, Apa Respons Dunia?

Trump Umumkan Rencana Perdamaian Israel dan Palestina, Apa Respons Dunia?

Internasional
Tangkal Virus Corona, Singapura Terbitkan Kebijakan Baru

Tangkal Virus Corona, Singapura Terbitkan Kebijakan Baru

Internasional
50 Tentara AS Terluka akibat Serangan Rudal Iran

50 Tentara AS Terluka akibat Serangan Rudal Iran

Internasional
Trump Umumkan Rencana Perdamaian Palestina dan Israel, Apa Isinya?

Trump Umumkan Rencana Perdamaian Palestina dan Israel, Apa Isinya?

Internasional
China Umumkan Kasus Kematian Baru, Korban Meninggal Virus Corona Capai 132 Orang

China Umumkan Kasus Kematian Baru, Korban Meninggal Virus Corona Capai 132 Orang

Internasional
AS Umumkan Kembangkan Vaksin untuk Lawan Wabah Virus Corona

AS Umumkan Kembangkan Vaksin untuk Lawan Wabah Virus Corona

Internasional
[POPULER INTERNASIONAL] Asal Virus Corona Terungkap | 16 Negara Umumkan Kasus Positif Virus Corona

[POPULER INTERNASIONAL] Asal Virus Corona Terungkap | 16 Negara Umumkan Kasus Positif Virus Corona

Internasional
Wabah Virus Corona: Jerman Umumkan Penularan Antar-manusia Pertama

Wabah Virus Corona: Jerman Umumkan Penularan Antar-manusia Pertama

Internasional
Quraish Shihab Terima Penghargaan Bintang Tanda Kehormatan dari Mesir

Quraish Shihab Terima Penghargaan Bintang Tanda Kehormatan dari Mesir

Internasional
'Teman Saya Batuk, Orang-orang Melirik dan Menghindar Mas'

"Teman Saya Batuk, Orang-orang Melirik dan Menghindar Mas"

Internasional
Pria Jepang yang Tak Pernah ke China Terkena Virus Corona

Pria Jepang yang Tak Pernah ke China Terkena Virus Corona

Internasional
Asal Wabah Virus Corona yang Mematikan Terungkap

Asal Wabah Virus Corona yang Mematikan Terungkap

Internasional
China Akui Kekurangan Alat-alat Medis untuk Perangi Virus Corona

China Akui Kekurangan Alat-alat Medis untuk Perangi Virus Corona

Internasional
Arab Saudi Larang Warga Israel untuk Berkunjung

Arab Saudi Larang Warga Israel untuk Berkunjung

Internasional
Korban Meninggal karena Virus Corona di China Melonjak Jadi 106 Orang

Korban Meninggal karena Virus Corona di China Melonjak Jadi 106 Orang

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X