Kompas.com - 29/09/2017, 11:31 WIB
EditorPascal S Bin Saju

LONDON, KOMPAS.com - Kelompok teroris yang menyebut diri Negara Islam di Irak dan Suriah (ISIS) telah merilis rekaman suara yang kedengarannya seperti suara pemimpin mereka, Abu Bakr al-Baghdadi.

Rekaman berdurasi 46 menit itu diunggah di sebuah situs internet yang berkaitan dengan ISIS, seperti dilaporkan BBC, Jumat (29/9/2017).

Dalam pembicaraannya, suara pria tersebut membahas ancaman Korea Utara (Korut) terhadap Jepang dan Amerika Serikat (AS).

Dia kemudian menyinggung pertempuran merebut basis kekuatan ISIS, seperti Mosul yang diambil alih pasukan Irak pada Juli 2017.

Baca: Abu Bakr al-Baghdadi Kembali Dikabarkan Tewas

Tak luput dia menyebut pertempuran di Raqqa dan Hama di Suriah dan Sirte di Libya. Menurutnya, pertumpahan darah di sana tidak akan sia-sia.

Suara pria itu sempat pula membahas perundingan damai mengenai Suriah yang disokong Rusia. Sebagian besar isi rekaman menelaah kajian keagamaan.

Baghdadi yang kepalanya dihargai 25 juta dollar atau Rp 337,8 miliar oleh AS, tidak pernah terlihat di depan publik sejak Juli 2014.

Terakhir kali dia terlihat adalah saat dia berpidato di Masjid Besar Al Nuri di Mosul, sesaat setelah ISIS menguasai kota itu sekaligus memproklamirkan “kekhalifahan” Islam versi kelompok ISIS.

Baca: Rusia Konfirmasi Abu Bkar al-Baghdadi Dipastikan Tewas

Halaman Selanjutnya
Halaman:


Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.