Tentara Filipina Klaim Rebut Pusat Komando ISIS di Marawi

Kompas.com - 18/09/2017, 15:42 WIB
Lanskap deretan bangunan di kota Marawi, Filipina selatan, yang menjadi medan pertempuran antara kelompok Maute dan tentara Filipina, Sabtu (8/7/2017). Marawi merupakan kota yang indah, berada di jantung Mindanao, salah satu pulau terbesar di wilayah selatan Filipina. KOMPAS/HARRY SUSILOLanskap deretan bangunan di kota Marawi, Filipina selatan, yang menjadi medan pertempuran antara kelompok Maute dan tentara Filipina, Sabtu (8/7/2017). Marawi merupakan kota yang indah, berada di jantung Mindanao, salah satu pulau terbesar di wilayah selatan Filipina.
EditorPascal S Bin Saju

MANILA, KOMPAS.com -  Militer Filipina mengklaim telah mengambil alih pusat komando sayap kelompok teroris Negara Islam di Irak dan Suriah ( ISIS) di Marawi, Mindanao, melalui pertempuran sengit.

Peristiwa itu dimanfaatkan seorang pastor bernama Teresito "Chito" Soganub, dan seorang guru, Lordvin Ocopio untuk melarikan diri dari penyanderaan.

Pimpinan militer Filipina, Jenderal Eduardo Ano, mengatakan operasi merebut Marawi digelar dalam baku tembak yang mematikan.

Tentara Filipina berhadapan dengan anggota milisi Maute, sayap  kelompok ISIS itu, yang bersembunyi di balik masjid dan sejumlah bangunan lain.

"Kemenangan militer ini akan semakin melemahkan kelompok militan itu karena komando dan pusat pergerakan mereka dilumpuhkan," kata Ano, seperti dilansir kantor berita AFP.

"Sebagai tindak lanjut, operasi pembersihan militan akan terus dilakukan. Kami berharap mereka menyerahkan daerah-daerah yang mereka okupasi tanpa perlawanan," ujar Ano menambahkan.

Baca: Lari di Antara Hujan Peluru, Pastor yang Disandera Teroris Maute Bebas

Kolonel Romeo Brawner, komandan satuan tugas penumpasan militan, yakin konflik bersenjata berkepanjangan antara militer dan kelompok pendukung ISIS akan segera berakhir.

"Area pergerakan kelompok itu makin sempit. Kami merasa perlawanan mereka melemah," kata Brawner.

Dalam pertempuran akhir pekan lalu, seorang tentara tewas dan tujuh lainnya luka-luka.

Ketika merebut masjid di Marawi, Brawner berharap dapat membebaskan sejumlah sandera.

Halaman:
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Berkendara Sambil Mandi, 2 Pria di Vietnam Didenda Rp 1 Juta

Berkendara Sambil Mandi, 2 Pria di Vietnam Didenda Rp 1 Juta

Internasional
Hubungan Mulai Mesra, Israel Izinkan Warganya Pergi ke Arab Saudi secara Resmi

Hubungan Mulai Mesra, Israel Izinkan Warganya Pergi ke Arab Saudi secara Resmi

Internasional
Sibuk Merawat Pasien Virus Corona, Tim Medis Pakai Popok Dewasa

Sibuk Merawat Pasien Virus Corona, Tim Medis Pakai Popok Dewasa

Internasional
Ibu Ini Dituduh Bunuh Bayinya yang Baru Lahir dengan Dimasukkan ke Mesin Cuci

Ibu Ini Dituduh Bunuh Bayinya yang Baru Lahir dengan Dimasukkan ke Mesin Cuci

Internasional
Wabah Virus Corona, Jerman Minta Warganya Tak Pergi ke China

Wabah Virus Corona, Jerman Minta Warganya Tak Pergi ke China

Internasional
MIliter Iran Disebut Berusaha Tutupi Fakta Pesawat Ukraina yang Ditembak Jatuh

MIliter Iran Disebut Berusaha Tutupi Fakta Pesawat Ukraina yang Ditembak Jatuh

Internasional
Lagi, Tiga Roket Hantam Kedubes AS di Irak

Lagi, Tiga Roket Hantam Kedubes AS di Irak

Internasional
Pertama Kali dalam 6 Tahun, Bibi Kim Jong Un Muncul di Hadapan Publik

Pertama Kali dalam 6 Tahun, Bibi Kim Jong Un Muncul di Hadapan Publik

Internasional
Tekan Virus Corona, China Perpanjang Masa Liburan Tahun Baru Imlek

Tekan Virus Corona, China Perpanjang Masa Liburan Tahun Baru Imlek

Internasional
Korban Meninggal akibat Virus Corona di China Capai 80 Orang, 2.300 Orang Terinfeksi

Korban Meninggal akibat Virus Corona di China Capai 80 Orang, 2.300 Orang Terinfeksi

Internasional
[POPULER INTERNASIONAL] 34 Tentara AS Cedera Otak karena Serangan Iran | Virus Corona Renggut 56 Orang

[POPULER INTERNASIONAL] 34 Tentara AS Cedera Otak karena Serangan Iran | Virus Corona Renggut 56 Orang

Internasional
Wabah Virus Corona, 6 Negara Berencana Evakuasi Warga dari China

Wabah Virus Corona, 6 Negara Berencana Evakuasi Warga dari China

Internasional
Cegah Virus Corona, Pemerintah Beijing Minta Warga Tak Bersalaman

Cegah Virus Corona, Pemerintah Beijing Minta Warga Tak Bersalaman

Internasional
Virus Corona Renggut Nyawa 56 Orang, AS dan Jepang Berencana Evakuasi Warganya dari Wuhan

Virus Corona Renggut Nyawa 56 Orang, AS dan Jepang Berencana Evakuasi Warganya dari Wuhan

Internasional
[UPDATE] Virus Corona Renggut Nyawa 56 Orang di China, Hampir 2.000 Orang Terinfeksi

[UPDATE] Virus Corona Renggut Nyawa 56 Orang di China, Hampir 2.000 Orang Terinfeksi

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X