Korea Utara Berambisi Imbangi Kekuatan Militer AS

Kompas.com - 16/09/2017, 06:43 WIB
Pemimpin Korea Utara Kim Jong Un bertemu dengan para pendukung dalam foto tidak bertanggal yang disiarkan oleh Pusat Agensi Berita Korea Utara (KCNA) di Pyongyang, Selasa (12/9). ANTARA FOTO/REUTERS/KCNA/cfo/17ANTARA FOTO/REUTERS/KCNA Pemimpin Korea Utara Kim Jong Un bertemu dengan para pendukung dalam foto tidak bertanggal yang disiarkan oleh Pusat Agensi Berita Korea Utara (KCNA) di Pyongyang, Selasa (12/9). ANTARA FOTO/REUTERS/KCNA/cfo/17

SEOUL, KOMPAS.com - Pemimpin tertinggi Korea Utara, Kim Jong Un menyatakan ingin mencapai “equilibrium” dalam hal kekuatan militer dengan Amerika Serikat. Hal ini menjadi sinyal bahwa pendekatan diplomasi semakin tipis untuk dilakukan.

“Tujuan akhir kami adalah menciptakan keseimbangan militer dengan AS, dan membuat AS takut untuk menggunakan kekuatan militernya,” kata Kim Jong yang dikutip dari KCNA, Sabtu (16/9/2017).

Korea Utara kemarin meluncurkan belasan misil sebagai bagian dari akselerasi program senjata nuklir yang didesain untuk mencapai target AS.

Setelah peluncuran misil-misil tersebut, Penasihat Keamanan Gedung Putih H.R. McMaster menyatakan bahwa AS telah kehilangan kesabarannya terhadap program nuklir Korea Utara.


“Kami telah kehilangan kesabaran,” ujar McMaster kepada jurnalis menanggapi peluncuran misil tersebut.

“Kepada mereka yang beranggapan tidak ada opsi militer, kami tegaskan bahwa (AS) punya opsi militer (terhadap Korea Utara),” lanjut dia.

Pada Jumat waktu setempat, Dewan keamanan AS juga mengecam provokasi Korea Utara melalui peluncuran misil tersebut.

Hal itu semakin meningkatkan sanksi terhadap Korea Utara terkait dengan uji coba bom nuklir yang dilakukan pada 3 September lalu, yang berujung pada sanksi berupa ditutupnya pasar ekspor tekstil serta pembatasan impor minyak.

Duta Besar AS di PBB Nikki Haley juga sepakat dengan pernyataan McMaster, meskipun dia menyebut bahwa Washington lebih mengedepankan resolusi krisis melalui diplomasi dan sanksi.



EditorBambang Priyo Jatmiko
SumberReuters

Terkini Lainnya

Raja Salman dan Presiden Korsel Kirim Ucapan Selamat kepada Jokowi

Raja Salman dan Presiden Korsel Kirim Ucapan Selamat kepada Jokowi

Internasional
Putin kepada Jokowi: Saya Ingin Melanjutkan Dialog Konstruktif dengan Yang Mulia

Putin kepada Jokowi: Saya Ingin Melanjutkan Dialog Konstruktif dengan Yang Mulia

Internasional
Biografi Tokoh Dunia: Martha Washington, Ibu Negara Pertama AS

Biografi Tokoh Dunia: Martha Washington, Ibu Negara Pertama AS

Internasional
PM Israel Berniat Beri Nama Permukiman Dataran Tinggi Golan sebagai Trump

PM Israel Berniat Beri Nama Permukiman Dataran Tinggi Golan sebagai Trump

Internasional
Sopir Uber Ini Ternyata adalah Penjahat Perang Somalia

Sopir Uber Ini Ternyata adalah Penjahat Perang Somalia

Internasional
Politisi Ini Tinju Istrinya karena Lambat Lepas Baju Saat Berhubungan Seks

Politisi Ini Tinju Istrinya karena Lambat Lepas Baju Saat Berhubungan Seks

Internasional
Dari Ujung Ranting hingga Tabung, Perjalanan Sikat Gigi dan Pasta Gigi Modern

Dari Ujung Ranting hingga Tabung, Perjalanan Sikat Gigi dan Pasta Gigi Modern

Internasional
Bawa Pisau dan Pistol ke Sekolah, Guru SD di Florida Ditahan

Bawa Pisau dan Pistol ke Sekolah, Guru SD di Florida Ditahan

Internasional
Konsisten Lawan Terorisme, Indonesia Dipercaya Pimpin 3 Komite DK PBB

Konsisten Lawan Terorisme, Indonesia Dipercaya Pimpin 3 Komite DK PBB

Internasional
Tetap Beli Rudal S-400, Turki Siap Disanksi AS

Tetap Beli Rudal S-400, Turki Siap Disanksi AS

Internasional
Kisah USS Savannah, Kapal Uap Pertama yang Lintasi Samudra Atlantik

Kisah USS Savannah, Kapal Uap Pertama yang Lintasi Samudra Atlantik

Internasional
Tak Bisa Didaur Ulang, Malaysia Kembalikan Sampah Plastik ke Negara Maju

Tak Bisa Didaur Ulang, Malaysia Kembalikan Sampah Plastik ke Negara Maju

Internasional
Iran Tingkatkan Kapasitas Pengayaan Uranium hingga Empat Kali Lipat

Iran Tingkatkan Kapasitas Pengayaan Uranium hingga Empat Kali Lipat

Internasional
Ucapkan Selamat ke Jokowi, Trump Sebut Indonesia sebagai Contoh Negara Demokrasi

Ucapkan Selamat ke Jokowi, Trump Sebut Indonesia sebagai Contoh Negara Demokrasi

Internasional
Demi Kalahkan Oposisi, Pengusaha Tambang Australia Beriklan Rp 550 Miliar

Demi Kalahkan Oposisi, Pengusaha Tambang Australia Beriklan Rp 550 Miliar

Internasional

Close Ads X