Kompas.com - 15/09/2017, 20:11 WIB
Lintasan jelajah rudal Korut yang melewati Hokkaido, Jepang, Selasa (29/8/2017) pagi. Pada Jumat (15/9/2017), Korut kembali menembakkan rudalnya melewati Hokkaido yang membuat warga panik. The IndependentLintasan jelajah rudal Korut yang melewati Hokkaido, Jepang, Selasa (29/8/2017) pagi. Pada Jumat (15/9/2017), Korut kembali menembakkan rudalnya melewati Hokkaido yang membuat warga panik.
EditorPascal S Bin Saju

TOKYO, KOMPAS.com – Pada saat rudal balistik Korea Utara terbang melewati udara Hokkaido, Jepang utara, Jumat (15/9/2017), rupanya warga setempat dibuat panik.

Bunyi sirene peringatan tentang adanya ancaman dari luar meraung-raung di bawah bayangan lintasan rudal, seperti di laporkan The Independent.

Petugas juga mempertegas tentang adanya bahaya dengan memberikan pengumuman melalui pengeras suara dan meminta warga “menunduk dan berlindung” (to duck and cover).

Uji coba rudal itu terjadi sehari setelah rezim Kim Jong Ung mengancam untuk “menenggelamkan” empat pulau di Jepang dengan senjata nuklir dan membuat Amerika Serikat menjadi “abu dan kegelapan”.

Baca: Korut Tembakkan Lagi Rudal Lewati Jepang dan Jatuh di Pasifik

Ancaman yang diikuti aksi pengujian rudal balistik itu tampaknya untuk mengungkapkan kemarahan Pyongyang terhadap negara-negara itu karena mendukung resolusi dan sanksi terbaru Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa menyusul uji coba nuklir Kim Jong Un pekan lalu.

Menteri Luar Negeri AS, Rex Tillerson, telah mendesak China dan Rusia untuk melakukan “tindakan langsung” terhadap Korut karena uji coba rudal terbarunya.

Terima kasih telah membaca Kompas.com.
Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"China dan Rusia harus menunjukkan intoleransi mereka terhadap peluncuran rudal yang sembrono ini dengan melakukan tindakan langsung oleh mereka sendiri," katanya dalam sebuah pernyataan.

Peluncuran rudal Korut pada Jumat pagi adalah yang kedua kalinya dalam beberapa pekan terakhir di mana rudal itu terbang melewati udara Jepang, yang membuat negara ini dalam siaga tinggi.

Baca: Korut Tembakkan Rudal Lewati Hokkaido, Warga Jepang Utara Panik



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Internasional
Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Internasional
Amerika Meniru Indonesia?

Amerika Meniru Indonesia?

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X