Kompas.com - 14/09/2017, 14:58 WIB
Senator Antonio Trillanes dan Presiden Rodrigo Duterte 

 INQUIRER FILE PHOTOSSenator Antonio Trillanes dan Presiden Rodrigo Duterte
EditorGlori K. Wadrianto

MANILA, KOMPAS.com - Setelah meluncurkan karir politiknya sejak dari balik sel penjara, Senator Filipina Antonio Trillanes mengaku yakin, apa yang terjadi kini bisa berakhir dengan perlawanan melalui kampanye tanpa henti, menentang Presiden Rodrigo Duterte.

Mantan Perwira Angkatan Laut yang memiliki rekam jejak upaya kudeta, datang dengan tekanan dan kampanye mengenai figur Duterte sebagai pembunuh massal yang korup.

"Orang ini adalah seorang sosiopat, dan dia memiliki pola pikir seorang pembunuh bayaran," kata Trillanes.

Di bidang kesehatan mental, sosiopat -yang dikenal juga dengan gangguan kepribadian antisosial- adalah sebuah kondisi seseorang yang tidak mampu beradaptasi dengan standar etika, dan perilaku yang berlaku dalam komunitasnya.

Baca: Remaja 17 Tahun Ditembak Terkait Narkoba, Picu Protes terhadap Duterte

Pria berusia 46 tahun itu mengungkapkan pandangannya dalam sebuah wawancara Rabu (13/9/2017), seperti diberitakan AFP.

Duterte memenangi pemilihan presiden tahun lalu di atas platform hukum yang oleh sejumlah pihak disebut brutal.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Dalam kampanye, dia menjanjikan sebuah langkah yang belum pernah terjadi sebelumnya untuk memberantas obat-obatan terlarang di masyarakat, dengan membunuh 100.000 pedagang dan pecandu.

Dia bersumpah, begitu banyak mayat akan dibuang di Teluk Manila, sehingga ikan di sana akan tumbuh gemuk, karena diberi makan.

Duterte juga mengatakan, dia akan memaafkan polisi jika mereka dinyatakan bersalah melakukan pelanggaran hak asasi saat memberlakukan perang obat bius.

Sejak Duterte menjabat sebagai Presiden pada pertengahan tahun lalu, polisi telah melaporkan lebih dari 3.800 pembunuhan.

Sementara, ribuan orang lainnya telah dibunuh dalam keadaan yang tidak dapat dijelaskan.

Di sisi lain, banyak pula warga Filipina yang mencari solusi cepat untuk kejahatan itu, terus mendukung Duterte.

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Internasional
Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Internasional
Amerika Meniru Indonesia?

Amerika Meniru Indonesia?

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.