Kompas.com - 11/09/2017, 19:38 WIB
EditorGlori K. Wadrianto

JOHANNESBURG, KOMPAS.com - Mapoyisa Mahlauli, seorang pemburu cula badak asal Mozambik yang tertangkap di wilayah Afrika Selatan dijatuhi pidana penjara selama 20 tahun.

Lelaki 30 tahun itu dihukum pada hari Kamis lalu menyusul penangkapannya tahun lalu di Taman Nasional Kruger, yang berbatasan dengan Mozambik.

"Mahlauli dijatuhi hukuman 20 tahun penjara yang efektif setelah dia dinyatakan bersalah, karena berbagai kejahatan terkait perburuan badak."

Demikian dikatakan Jurubicara kepolisian Katlego Mogale dalam sebuah pernyataan yang dikutip kantor berita AFP, Senin (11/9/2017).

Baca: Harga Rp 800 Juta per Kg, Lelang Online Cula Badak Tak Terbendung

"Vonis ini akan mengirim pesan yang kuat kepada pemburu badak potensial lainnya tentang konsekuensi tindakan mereka jika tertangkap."

Otoritas penegak hukum melacak jejak pemburu setelah mereka mendengar tembakan senjata, dan menemukan seekor badak putih yang culanya baru saja digergaji.

Peristiwa ini terjadi pada bulan Maret tahun lalu.

Sebuah baku tembak terjadi, sebelum Mahlauli dibekuk dengan sebuah senapan dan sepasang cula badak. Sementara, teman-teman Mahlaudi melarikan diri.

Polisi mengatakan, seorang warga China yang bermarkas di Hong Kong juga dibekuk di bandara internasional Johannesburg pada Jumat lalu.

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.