Polisi Mesir Bunuh 10 Terduga Militan Sempalan Ikhwanul Muslimin

Kompas.com - 11/09/2017, 06:38 WIB
Keluarga para terdakwa anggota Ikhwanul Muslimin, menangis setelah pengadilan di kota Minya, Mesir menjatuhkan vonis hukuman mati untuk 529 anggota gerakan itu. AFPKeluarga para terdakwa anggota Ikhwanul Muslimin, menangis setelah pengadilan di kota Minya, Mesir menjatuhkan vonis hukuman mati untuk 529 anggota gerakan itu.
EditorPascal S Bin Saju

KAIRO, KOMPAS.com - Polisi Mesir, Minggu (10/9/2017), menggerebek dua apartemen yang berdekatan, yang digunakan sebagai tempat persembunyian anggota sebuah faksi sempalan kelompok terlarang Ikhwanul Muslimin.

Dalam penggerebekan itu, 10 orang tewas dalam sebuah baku tembak, kata para pejabat keamanan seperti dilaporkan Voice of America.

Baku tembak itu berlangsung di distrik Ard el-liwa yang padat penduduknya di Kairo dan mencederai lima polisi, kata para pejabat.

Ditambahkan, salah seorang militan tewas sewaktu bom yang akan ia gunakan untuk melawan polisi meledak sebelum waktunya, dan membunuhnya seketika.


Baca: Pengadilan Mesir Penjarakan 141 Pendukung Ikhwanul Muslimin

Para pejabat menyatakan para militan itu adalah anggota Hasm, faksi sempalan Ikhwanul Muslimin, yang menarget polisi dan tentara di Kairo selama setahun belakangan dalam serangkaian serangan berani.

Polisi menemukan di kedua apartemen itu bahan-bahan pembuat bom, senapanserbu dan amunisi, peta instalasi-instalasi penting Mesir serta komputer yang menyimpan instruksi dan rincian serangan mendatang, jelas polisi.

Para pejabat itu berbicara secara anonym karena tidak berwenang untuk berbicara kepada media.

Sebelumnya, juga Minggu yang sama, kantor berita resmi Mesir MENA menyatakan sembilan militan tewas dan lima polisi cedera dalam penggerebekan itu.

Mesir sedang berjuang mengatasi pemberontakan yang dipimpin kelompok afiliasi lokal Negara Islam di Irak dan Suriah (ISIS) yang berbasis di Semenanjung Sinai dan faksi-faksi Ikhwanul seperti Hasm, yang menarget aparat keamanan di Kairo.

Baca: Mesir Klaim Ungkap 44 Sel Teror Terkait Ikhwanul Muslimin

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Paksa Babi 'Bungee Jumping' dari Ketinggian 70 Meter, Taman Bermain di China Dikecam

Paksa Babi "Bungee Jumping" dari Ketinggian 70 Meter, Taman Bermain di China Dikecam

Internasional
Harta 2.153 Orang Terkaya di Dunia pada 2019 Setara 4,6 Miliar Warga Miskin

Harta 2.153 Orang Terkaya di Dunia pada 2019 Setara 4,6 Miliar Warga Miskin

Internasional
Mahathir Cabut Aturan Pelajar Malaysia Harus Bersepatu Hitam

Mahathir Cabut Aturan Pelajar Malaysia Harus Bersepatu Hitam

Internasional
Kirim 150 Kontainer Sampah Plastik, Malaysia Tegaskan Tak Bakal Jadi Tempat Pembuangan

Kirim 150 Kontainer Sampah Plastik, Malaysia Tegaskan Tak Bakal Jadi Tempat Pembuangan

Internasional
Setelah Kebakaran Hutan, Australia Alami Hujan Es Sebesar Bola Golf

Setelah Kebakaran Hutan, Australia Alami Hujan Es Sebesar Bola Golf

Internasional
11 Warga Ukraina Korban Tewas Pesawat Boeing 737 yang Ditembak Iran Dikembalikan

11 Warga Ukraina Korban Tewas Pesawat Boeing 737 yang Ditembak Iran Dikembalikan

Internasional
75 Tahanan Kabur Massal dari Penjara Paraguay

75 Tahanan Kabur Massal dari Penjara Paraguay

Internasional
Gara-gara Kumis, Dubes AS Ini Bikin Rakyat Korea Selatan Marah

Gara-gara Kumis, Dubes AS Ini Bikin Rakyat Korea Selatan Marah

Internasional
Pangeran Harry Bela Istrinya Meghan Markle: Dia Masih Wanita yang Aku Cintai

Pangeran Harry Bela Istrinya Meghan Markle: Dia Masih Wanita yang Aku Cintai

Internasional
Ayah Meghan Markle Tuding Anaknya dan Pangeran Harry 'Merendahkan Kerajaan Inggris'

Ayah Meghan Markle Tuding Anaknya dan Pangeran Harry "Merendahkan Kerajaan Inggris"

Internasional
Mundur sebagai Anggota Kerajaan Inggris, Pangeran Harry: Tak Ada Pilihan Lain

Mundur sebagai Anggota Kerajaan Inggris, Pangeran Harry: Tak Ada Pilihan Lain

Internasional
[POPULER INTERNASIONAL] Ibu Hamil Disiksa karena Dianggap Berdosa | Ibu Biarkan Putrinya Mati Kelaparan

[POPULER INTERNASIONAL] Ibu Hamil Disiksa karena Dianggap Berdosa | Ibu Biarkan Putrinya Mati Kelaparan

Internasional
PSK Usia 69 Tahun Ini Ditemukan Tewas, Polisi Lakukan Penyelidikan

PSK Usia 69 Tahun Ini Ditemukan Tewas, Polisi Lakukan Penyelidikan

Internasional
Manusia Terkecil di Dunia Ini Meninggal di Usia 27 Tahun

Manusia Terkecil di Dunia Ini Meninggal di Usia 27 Tahun

Internasional
Iran Tembak Jatuh Pesawat Ukraina karena Ditakuti Jet Tempur F-35 AS

Iran Tembak Jatuh Pesawat Ukraina karena Ditakuti Jet Tempur F-35 AS

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X