Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Kompas.com - 06/09/2017, 14:37 WIB
|
EditorGlori K. Wadrianto

SINGAPURA, KOMPAS.com - Presiden Joko Widodo dijadwalkan akan bertemu dan mengelar acara ramah tamah dengan masyarakat Indonesia di Singapura, Rabu malam (6/9/2017).

Berdasarkan keterangan yang dihimpun Kompas.com, pertemuan itu akan digelar di Ruang Riptaloka Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI), yang berada di 7 Chatsworth Road.

Animo masyarakat Indonesia di Negeri Singa sangat tinggi untuk bertemu dengan Jokowi.

Salah satu indikatornya adalah, tiket yang tersedia ludes dalam hitungan jam ketika pendaftaran acara dibuka pekan lalu, 1 September 2017.

Baca: Cerita Jokowi Belum Pernah Pakai Kartu Kredit, Sudah Muncul yang Lebih Canggih

KBRI kemudian memutuskan untuk kembali membuka pendaftaran dengan kuota terbatas Senin lalu (4/9/2017).

Hal itu dilakukan demi mengakomodasi lebih banyak masyarakat yang ingin hadir.

Diperkirakan ada 1.600 orang yang akan menghadiri acara yang dijadwalkan dimulai pukul 19.00 waktu setempat.

Diperkirakan, acara akan berlangsung hingga pukul 21.00.

Presiden Jokowi dijadwalkan berada di Singapura selama dua hari, untuk mengikuti retreat tahunan dengan Perdana Menteri Lee Hsien Loong.

Jokowi juga akan menghadiri sejumlah acara dalam rangka peringatan pesta emas 50 tahun hubungan diplomatik Indonesia dan Singapura.

Berdasarkan siaran pers yang diterbitkan Kantor Perdana Menteri Singapura, PM Lee, besok Kamis (6/9/2017) dijadwalkan bersantap pagi dengan Jokowi di Kebun Raya Singapura.

Acara kemudian dilanjutkan dengan penanaman “pohon rising” sebagai simbol persahabatan kedua negara.

Siangnya, Jokowi akan dijamu makan siang di Istana Kepresidenan Singapura, disertai peluncuran buku peringatan 50 tahun hubungan kedua negara.

Puncaknya, kedua pemimpin dijadwalkan menonton bersama atraksi akrobat pesawat tempur dengan membentuk formasi 50 di Marina Bay Cruise Centre.

Pembentukan formasi 50 ini melibatkan 20 pesawat dari kedua negara, terdiri atas 10 pesawat dari TNI AU dan 10 pesawat dari Angkatan Udara Singapura.

Selain itu, ada lima pesawat melakukan pengawalan di udara.

Baca: Indonesia-Singapura Gelar Latihan Bersama Peringati 50 Tahun Keja Sama Militer

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Video rekomendasi
Video lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+


Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.