Kompas.com - 04/09/2017, 05:45 WIB
EditorGlori K. Wadrianto

KOMPAS.com - Berbarengan dengan terjadinya tindak kekerasan di negara bagian Rakhine, di utara Myanmar, berbagai foto palsu yang menyesatkan juga tersebar di media sosial. 

Foto dan video yang diklaim berasal dari konflik tersebut telah banyak beredar. Sebagian besar foto-foto itu memuat kesadisan dan memicu amarah. 

Namun, tidak semua foto yang tersebar itu berasal dari kejadian yang sebenarnya.

Selama hampir seminggu terakhir, ketidakpercayaan dan rivalitas antara kelompok Muslim Rohingya dan sebagian besar penduduk Budha di Rakhine, memicu kekerasan antar-warga hingga menyebabkan korban tewas.

Baca: Kekerasan Mematikan di Rakhine Memburuk, Hampir 100 Orang Tewas

Sejak beberapa dekade lalu, warga Rohingya memang selalu mengalami perlakuan sewenang-wenang di Myanmar. Bahkan, mereka tak diakui sebagai warga negara. 

Informasi resmi tentang peristiwa yang terjadi sebenarnya amatlah terbatas. Akses wartawan yang bertugas di sana pun sangat terbatas. 

Bahkan wartawan yang mampu mencapai daerah tersebut, tetap dirundung kesulitan untuk mengumpulkan informasi.

Hal itu terjadi karena situasi yang tidak pasti, dan aksi kekerasan terhadap warga etnis Rohingya.

Baca: Myanmar Bunuh Tiga Terduga Militan Rohingya di Rakhine

Pada 29 Agustus, Wakil Perdana Menteri Turki, Mehmet Simsek, mengunggah empat foto, yang menuntut komunitas internasional bergerak menghentikan genosida etnis Rohingya.

Unggahannya itu diteruskan lebih dari 1.600 kali dan disukai oleh lebih dari 1.200 pembaca. Namun, dia kemudian dikritik akan keaslian foto-foto tersebut.

Tiga hari setelah unggahan pertamanya, dan karena banyak orang yang mempertanyakan foto-foto tersebut, Simsek menghapus kicauannya.

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Internasional
Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Internasional
Amerika Meniru Indonesia?

Amerika Meniru Indonesia?

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
komentar di artikel lainnya
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.