Kompas.com - 03/09/2017, 07:51 WIB
EditorLaksono Hari Wiwoho

PYONGYANG, KOMPAS.com - Korea Utara telah mengembangkan bom hidrogen atau bom H yang dapat dimasukkan ke dalam rudal balistik antarbenua.

Kantor berita KCNA, Minggu (3/9/2017), melaporkan bahwa hari ini pemimpin Korea Utara Kim Jong Un meninjau pengembangan hulu ledak mematikan itu di Insitut Senjata Nuklir.

Gambar yang ditunjukkan oleh KCNA menunjukkan Kim mengenakan setelan hitam tengah memeriksa casing logam dengan dua tonjolan.

"(Ini adalah) senjata termonuklir dengan kekuatan eksplosif super yang dibuat oleh upaya dan teknologi kita sendiri. Semua komponen bom H seratus persen dibuat di dalam negeri," kata Kim seperti dikutip KCNA.

Masih belum diketahui, apakah Korut berhasil membuat bom H mini dan apakah bom itu bisa dipasang sebagai hulu ledak pada rudal buatan mereka.

Korut memicu eskalasi ketegangan baru di wilayah sekitarnya setelah negara itu melakukan dua uji coba rudal balistik antarbenua, Hwasong-14, pada Juli 2017.

(Baca Kim Jong Un dan Para Jenderal Bahas Rencana Penembakan Rudal ke Guam)

Rudal itu dapat menempuh jarak 10.000 km dan diyakini dapat menjangkau membawa sebagian besar wilayah daratan AS.

Korut juga mengancam akan mengirim sebuah roket ke wilayah AS di Guam. Beberapa hari lalu, negara tersebut melepaskan sebuah rudal melalui Jepang dan Pasifik.

(Baca Kim Jong Un: Rudal yang Lewati Jepang adalah Tahap Awal untuk Guam)

Setelah Pyongyang melakukan uji coba nuklir pada Januari 2016, Korut mengklaim bahwa perangkat tersebut merupakan bom H mini, yang berpotensi menjadi jauh lebih kuat daripada perangkat nuklir lainnya.

Pada September 2016, Korut melakukan uji tembak rudal, tetapi tidak disebutkan apakah rudal itu memiliki hulu ledak bom hidrogen atau tidak.

(Baca Apa yang Kita Ketahui tentang Program Nuklir Korut?)

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

 
Pilihan Untukmu


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.