Pesawat "Biplane" Era Uni Soviet Jatuh Saat Akrobat Udara, 2 Tewas

Kompas.com - 02/09/2017, 22:31 WIB
Pesawat bersayap ganda (biplane) dari era-Uni Soviet jatuh menghujam tanah dan menewaskan dua awaknya, di sebuah lapangan udara dekat Moskwa, Rusia, Sabtu (2/9/2017). via METRO.CO.UKPesawat bersayap ganda (biplane) dari era-Uni Soviet jatuh menghujam tanah dan menewaskan dua awaknya, di sebuah lapangan udara dekat Moskwa, Rusia, Sabtu (2/9/2017).
EditorGlori K. Wadrianto

MOSKWA, KOMPAS.com - Pesawat bersayap ganda (biplane) dari era-Uni Soviet jatuh menghujam tanah dan menewaskan dua awaknya, di sebuah lapangan udara dekat Moskwa, Rusia, Sabtu (2/9/2017).

Pesawat jenis An-2 itu jatuh saat melakukan akrobat udara di hadapan kerumunan penonton di lapangan terbang dekat kota satelit Balashikha, di pinggir Kota Moskwa.

"Kami mengkonfirmasi kecelakaan itu, dan menurut informasi awal kami, dua orang di kapal tewas," kata seorang Jurubicara polisi wilayah Moskwa kepada AFP.

Disebutkan, pesawat naas itu jatuh di areal terbuka, tanpa melukai warga yang menyaksikan atraksi.

Polisi kini turun ke lokasi kecelakaan untuk mengungkap penyebab kecelakaan. 

Seorang sumber di dinas darurat setempat mengatakan kepada kantor berita TASS, kesalahan pilot diduga menjadi penyebab kecelakaan.

Berdasarkan keterangan saksi mata, pesawat baling-baling itu terbakar setelah menabrak tanah, diikuti dengan asap hitam tebal yang mengudara. 

Pesawat satu mesin An-2 mulai diproduksi beberapa saat setelah Perang Dunia II, dan biasanya digunakan untuk transportasi atau pembersihan tanaman.

 




25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kisah Tiga Negara Penikmat Reklamasi

Kisah Tiga Negara Penikmat Reklamasi

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Internasional
Virus Corona di Iran Menyebar Cepat, 54 Orang Meninggal

Virus Corona di Iran Menyebar Cepat, 54 Orang Meninggal

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X