Kompas.com - 01/09/2017, 17:51 WIB
EditorGlori K. Wadrianto

YANGON, KOMPAS.com  - Perserikatan Bangsa-bangsa (PBB) mengungkapkan, lebih dari 27.000 warga Muslim Rohingya telah melarikan diri dari kekerasan yang terjadi di Myanmar.

Mereka termasuk ribuan warga yang putus asa dan terdampar, saat mencoba menyeberangi perbatasan menuju Banglades.

Disebutkan, tak kurang dari 20.000 warga Rohingya tertahan di sepanjang perbatasan Banglades.

Dalam pernyataan PBB yang dikutip AFP, Kamis malam (31/8/2017) disebutkan, para pengungsi itu tak diijinkan untuk masuk oleh otoritas Banglades.

Baca: Menakutkan, Desa Kami Dibakar, Banyak Anak dan Orangtua Terpisah

Desas-desus tentang pembantaian dan pembakaran desa secara sistematis oleh pasukan keamanan Myanmar, semakin memperkuat ketegangan.

Kabar itu pun menimbulkan kekhawatiran bahwa kekerasan komunal tidak lagi bisa terkendali.

Ribuan orang itu terus berupaya mencapai Banglades, sebagian besar telah dibawa ke kapal darurat, dan menyeberangi Sungai Naf yang memisahkan kedua negara.

Ada 16 mayat ditemukan di tepi sungai di Banglades pada hari Jumat. Jumlah tersebut menambah panjang daftar korban menjadi 39 orang. 

"Mereka ditemukan mengambang di sungai," kata Mainuddin Khan, Kepala Polisi di Kota Teknaf yang berada di perbatasan.

Halaman:
 
Pilihan Untukmu


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.