Kompas.com - 29/08/2017, 13:51 WIB
Sapi banyak dijumpai berkeliaran bebas di jalan-jalan raya India. Daily MailSapi banyak dijumpai berkeliaran bebas di jalan-jalan raya India.
|
EditorPascal S Bin Saju

KALKUTA, KOMPAS.com - Amuk massa dipicu sapi kembali terjadi di India. Dua orang Muslim tewas dianiaya massa yang marah setelah mengetahui mereka mengangkut sapi di truknya.

Seperti dilaporkan kantor berita Perancis, AFP, Selasa (29/8/2017), dua orang itu dilaporkan sedang mengangkut sapi di negara bagian Bengal Barat, wilayah yang berbatasan dengan Banglades ketika mereka dicegat warga desa setempat yang melakukan inspeksi. 

Adapun sapi adalah hewan yang sangat suci dan sakral di India yang mayoritas warganya memeluk agama Hindu.

Menurut pejabat polisi senior Anuj Sharma, warga desa menutupi jalan dan memaksa truk itu untuk berhenti.

Tanpa basa-basi kedua orang itu ditarik paksa keluar dari truk dan dianiaya hingga tewas di tempat.

Baca: Dituduh Makan Daging Sapi, Perempuan India Diperkosa Beramai-ramai

Anuj menyatakan,masih terlalu dini untuk menyimpulkan apakah penganiayaan disebabkan sentimen agama atau karena kedua korban memperlakukan sapi yang diangkut dengan tidak pantas.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Kepolisian sedang melakukan investigasi dan juga memeriksa apakah sapi-sapi tersebut dibeli dengan legal atau diperoleh melalui perdagangan ilegal.

Bengal Barat adalah salah satu negara bagian India yang mengizinkan pemotongan sapi.

Mayoritas wilayah India melarang warga untuk beternak sapi apalagi mengkonsumsinya. Pelanggaran atas norma ini dapat berujung hukuman penjara seumur hidup.

Peristiwa ini merupakan yang kesekian kalinya penganiayaan karena sapi terjadi di India sepanjang tahun ini khususnya yang ditujukan ke warga India yang beragama Muslim.

Baca: Di Gujarat, Menyembelih Sapi Bisa Dihukum Penjara Seumur Hidup

Pada Juni, tiga Muslim India tewas dianiaya setelah diduga mencuri sapi. Di bulan yang sama seorang remaja Muslim juga tewas ditusuk di kereta api setelah disinyalir membawa sapi.

Dua bulan sebelumya, seorang pria Muslim dipukul hingga tewas di negara bagian Rajasthan setelah truknya ditemukan mengangkut sapi.

Dilaporkan jumlah penganiayaan meningkat dipelopori oleh kelompok pelindung sapi yang banyak melakukan sweeping jalanan untuk mengecek apakah ada truk yang mengangkut sapi atau tidak.

Perdana Menteri India Narendra Modi mengkritik keras penganiayaan yang mengatasnamakan perlindungan sapi itu.

Namun pengkritik Modi menilai tindakan kekerasan jalanan ini meningkat sejak Modi berkuasa di tahun 2014.

Partai Modi, Bharatiya Janata Party (BJP) dikenal dengan ideologi Hindu Nasionalisnya di mana salah satu janji mereka adalah melarang pemotongan sapi di seluruh India.

Baca: PM India Kecam Pembunuhan Berlatar Perlindungan Sapi



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Internasional
Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Internasional
Amerika Meniru Indonesia?

Amerika Meniru Indonesia?

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.