Kompas.com - 28/08/2017, 22:01 WIB
EditorGlori K. Wadrianto

JERUSALEM, KOMPAS.com - Otoritas Israel memenjarakan lima anggota keluarga Omar al-Abed, seorang pemuda Palestina yang menikam tiga warga Israel hingga tewas.

Kerabat pelaku dijebloskan ke penjara karena dituduh mengetahui rencana penyerangan, namun tak berusaha menghentikannya.

Sumber di lingkungan militer Israel mengungkapkan informasi itu, seperti dilansir kantor berita AFP, Senin (28/8/2017).

Disebutkan, pengadilan militer, pada Minggu (27/8/2017) menyatakan ayah, ibu, paman, dan dua saudara laki-laki  Omar al-Abed harus menjalani hukuman penjara.

Pengadilan menyatakan, para anggota keluarga tersebut diyakini mengetahui niat Omar al-Abed untuk melakukan serangan.

Namun, tidak ada satu pun dari lima orang itu yang mengambil tindakan untuk mencegahnya.

Saudara laki-laki dan paman Abed divonis delapan bulan penjara. Sementara ayah dan ibunya masing-masing menerima dua dan satu bulan penjara.

Informasi ini tertuang dalam dokumen pengadilan yang dilihat oleh kantor berita AFP.

Ibu tersebut juga dinyatakan bersalah karena menghasut kekerasan setelah membela tindakan anaknya di media Palestina. Demikian dikatakan seorang sumber militer.

Sebelumnya, pada tanggal 16 Agustus, tentara Israel menghancurkan rumah keluarga pelaku di Desa Kobar, dekat Ramallah di Tepi Barat.

Halaman:
 
Pilihan Untukmu


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.