Usai Ungkap Simpati untuk Muslim Rohingya, Paus Segera Datangi Myanmar

Kompas.com - 28/08/2017, 16:58 WIB
Pemimpin Myanmar Aung San Suu Kyi bertemu Paus Fransiskus di Vatikan City, Kamis (4/5/2017).  TONY GENTILE/AFPPemimpin Myanmar Aung San Suu Kyi bertemu Paus Fransiskus di Vatikan City, Kamis (4/5/2017).
EditorGlori K. Wadrianto

Pada tanggal 30 November, Paus pergi ke Ibu kota Banglades, Dhaka, sebelum kembali pada 2 Desember.

Ini akan menjadi kali pertama bagi seorang Paus melakukan perjalanan ke Myanmar.

Sementara ke Banglades, akan menjadi kunjungan Paus yang kedua, setelah Paus Yohanes Paulus II datang ke sana pada tahun 1986.

Myanmar memiliki sekitar 500-800.000 warga beragama Katolik. Sementara Banglades memiliki komunitas yang lebih kecil dari dengan 350.000 warga beragama Katolik.

Myanmar dan Vatikan menjalin hubungan diplomatik penuh di bulan Mei, tak lama setelah pemimpin de facto Aung San Suu Kyi bertemu dengan Paus selama tur Eropa.

Baca: Suu Kyi Temui Paus, Myanmar dan Vatikan Jalin Hubungan Diplomatik

Paus sempat menggambarkan minoritas Muslim Rohingnya sebagai saudara laki-laki dan perempuan yang disiksa dan dibunuh karena iman mereka.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Dia menambahkan, warga Rohingnya adalah orang-orang baik dan damai yang telah menderita selama bertahun-tahun.

Dia lalu mengajak umat Katolik untuk ikut berdoa bagi umat Muslim Rohingnya.

Pada hari Minggu, saat pertempuran baru berkecamuk di negara bagian Rakhine, Paus kembali mengutarakan keprihatinannya atas penganiayaan terhadap kelompok minoritas.

"Saya ingin mengungkapkan kedekatan saya dengan mereka, dan kami semua meminta Tuhan untuk menyelamatkan mereka, dan untuk mendorong siapa pun dengan itikad baik untuk membantu mereka dan memastikan hak mereka," kata Paus.

Baca: Paus Minta Brothers of Charity Hentikan Tawaran Euthanasia

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Internasional
Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Internasional
Amerika Meniru Indonesia?

Amerika Meniru Indonesia?

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.