ISIS Klaim Serangan Bom yang Tewaskan 14 Orang di Masjid Syiah

Kompas.com - 25/08/2017, 22:08 WIB
Pasukan keamanan Afganistan berjaga di lokasi ledakan bom di Kota Kabul, Rabu (31/5/2017).   AFP/ SHAH MARAIPasukan keamanan Afganistan berjaga di lokasi ledakan bom di Kota Kabul, Rabu (31/5/2017).
EditorPascal S Bin Saju

KABUL, KOMPAS.com – Kelompok teroris yang menamakan dirinya Negara Islam di Irak dan Suriah (ISIS) mengklaim bertanggung jawab atas serangan bom bunuh diri dan serangan senjata yang menewaskan 14 orang di masjid Syiah di Kabul, ibu kota Afganistan.

Orang-orang bersenja mengambil alih area salat yang memisahkan antara pria dan wanita di masjid Syiah di sisi utara Kabul, Jumat (25/8/2017), seperti dilaporkan kantor berita AFP.

Kantor berita yang menjadi corong propagana kelompok ISIS, yakni Amaq, mengeluarkan sebuah pernyataan tak lama setelah serangan itu bawah pejuangnya berada di balik pembunuhan tersebut.

Baca: Masjid Syiah di Kabul Kembali Jadi Sasaran Serangan Bom

Orang-orang bersenjata menyerbu masjid Syiah, menyerang para jemaah yang sedang berkumpul untuk salat Jumat. Seorang ulama termasuk di antara mereka yang terbunuh, kata polisi.

Pernyataan Amaq menyebutkan, serangan "inghimasi", di mana penyerang menggunakan senjata untuk menimbulkan jumlah korban maksimum, hanya meledakkan rompi bunuh diri mereka saat mereka kehabisan amunisi.

Mir Hussain Nasiri, anggota dewan ulama Syiah Afganistan, mengatakan, orang-orang bersenjata telah mengambil alih bagian masjid tersebut lewat ruang pemisah antara jemaah pria dan wanita.

Dia mengatakan, masjid tersebut bisa menampung hingga 1.000 orang. Akses ke lantai dua, tempat para wanita berdoa, diblokir oleh penyerang.

Menurut Nasiri, orang-orang bersenjata menahan wanita yang berada di sana sebagai sandera.

Baca: Bom Bunuh Diri di Masjid Syiah, Puluhan Orang Tewas



Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kisah Tiga Negara Penikmat Reklamasi

Kisah Tiga Negara Penikmat Reklamasi

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Internasional
Virus Corona di Iran Menyebar Cepat, 54 Orang Meninggal

Virus Corona di Iran Menyebar Cepat, 54 Orang Meninggal

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X