Masjid Syiah di Kabul Kembali Jadi Sasaran Serangan Bom

Kompas.com - 25/08/2017, 20:06 WIB
Kabul, Afganistan .Kabul, Afganistan
EditorPascal S Bin Saju

KABUL, KOMPAS.com - Seorang pengebom bunuh diri dan orang-orang bersenjata menyerang sebuah masjid Syiah di Kabul, ibu kota Afganistan, Jumat (25/8/2017).

Para saksi mata melaporkan, terjadi serangan besar sehingga para jemaah panik. Mereka lari tunggang-langgang dengan terlebih dahulu memecahkan kaca jendela masjid agar bisa keluar.

Lebih dari 10 ambulans mendatangi di lokasi kejadian dan puluhan aparat keamanan mengepung masjid tersebut, di daerah perumahan di bagian utara kota.

Jurubicara polisi Kabul, Abdul Basir Mujahid, mengatakan, seorang pembom bunuh diri "meledakkan dirinya di dalam masjid".

Ia juga  menambahkan, ada korban jiwa namun tidak dapat mengkonfirmasi jumlah korban

Baca: Bom Bunuh Diri di Masjid Syiah, Puluhan Orang Tewas

Seorang juru bicara kementerian dalam negeri mengatakan kepada media bahwa setidaknya dua petugas polisi telah terbunuh.

Seorang pejabat kementerian kesehatan mengkonfirmasi setidaknya dua orang telah tewas dan 11 lainnya cedera, tanpa menyebutkan apakah mereka warga sipil atau aparat.

Orang-orang berkumpul di luar masjid, yang diyakini telah dipenuhi oleh jamaah yang sedang shalat.

"Saudara-saudara kami telah terjebak di dalam masjid ... Kami yakin mereka telah disandera oleh orang-orang bersenjata," kata seorang warga.

"Kami sangat mencemaskan keselamatan mereka dan semoga Allah menolong kita dan menyelamatkan orang-orang yang kita cintai itu," ujarnya lagi.

Baca: Bom Bunuh Diri di Masjid Syiah Kabul, 27 Tewas

Serangan itu menggarisbawahi keresahan tentang semakin mengguritanya kekerasan di Afganistan, negara yang telah menjadi medan perang yang melibatkan Taliban dan kini masuknya kelompok Negara Islam di Irak dan Suriah (ISIS).



Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kisah Tiga Negara Penikmat Reklamasi

Kisah Tiga Negara Penikmat Reklamasi

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Internasional
Virus Corona di Iran Menyebar Cepat, 54 Orang Meninggal

Virus Corona di Iran Menyebar Cepat, 54 Orang Meninggal

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X