Kompas.com - 25/08/2017, 10:00 WIB
EditorGlori K. Wadrianto

TOKYO, KOMPAS.com - Seorang wanita ditangkap di pinggiran Kota Tokyo, Jepang, Rabu (23/8/2017) karena diduga yeylah mencoba membunuh bayinya yang baru lahir.

Menurut keterangan polisi, perempuan bernama Shiho Komatsu mengubur bayi merah itu dalam keadaan masih hidup, dan meninggalkannya di tepi sungai.

Beruntung, bayi laki-laki itu ditemukan oleh seorang penduduk yang tinggal di dekat sungai di Higashimurayama.

Saat ditemukan, sebagian besar badan bayi itu sudah terkubur tanah.

Bayi tersebut sempat mengalami demam karena tertular infeksi. Beruntung, saat ini kondisi anak itu sudah membaik dan jiwanya tak lagi terancam. 

Wanita berumur 35 tahun itu adalah pekerja di perusahaan perkapalan. Dia melahirkan bayi tersebut pada dini hari 2 Agustus di sebuah kamar kecil di Prefektur Saitama.

Seperti diberitakan laman Japan Today, Komatsu diduga mengubur bayi tersebut sekitar pukul 9.30 di hari yang sama dia melahirkan anaknya.

Anak tersebut diperkirakan ditemukan sekitar 24 jam kemudian, setelah penduduk mendengar suara tangis bayi.

Saat ditemukan, hanya beberapa bagian tubuh yang terlihat di permukaan tanah. 

"Saya tidak bermaksud untuk membunuhnya," kilah sang ibu di hadapan polisi. 

Rekaman dari kamera keamanan di dekat lokasi kejadian membantu polisi melacak tersangka itu.

Baca: Aneh, Ibu Ini Malah Bahagia Membunuh Bayinya

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

 
Pilihan Untukmu


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.