Kompas.com - 23/08/2017, 17:47 WIB
EditorPascal S Bin Saju

Baca: Krisis Qatar Menyulitkan Negara Muslim Non-Arab

Arab Saudi menutup perbatasannya dengan Qatar pada 5 Juni sebagai bagian dari krisis diplomatik, namun mengatakan akan membukanya kembali untuk para jemaah.

Riyadh juga mengatakan akan mengalokasikan tujuh penerbangan dari maskapai nasional Arab Saudi untuk membawa peziarah dari Doha. Namun, menuduh Qatar menghalangi pesawatnya mendarat di Doha.

Pejabat Qatar menyangkal tudingan tersebut dan mengatakan bahwa dokumen dari Arab Saudi telah dikirim ke kementerian yang salah.

Dalam pernyataannya pada Selasa, kementerian Doha juga meminta Riyadh untuk "menyelesaikan prosedur" bagi jemaah yang bepergian dari Qatar.

Doha sebelumnya telah memberi label pengaturan ibadah haji saat ini "tidak logis" dan menuduh Arab Saudi mempolitisasi ibadah haji.

Baca: Krisis Qatar: Iran Mulai Kirim Bantuan Pangan ke Doha

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.