Mahasiswa Thailand Dipenjara karena Membagi Profil Raja di Facebook

Kompas.com - 16/08/2017, 11:12 WIB
Jatupat Boonpattararaksa, nama pegiat mahasiswa tersebut, mengaku bersalah atas tuduhan melakukan perbuatan mencemarkan nama baik kerajaan. Reuters via BBCJatupat Boonpattararaksa, nama pegiat mahasiswa tersebut, mengaku bersalah atas tuduhan melakukan perbuatan mencemarkan nama baik kerajaan.
EditorPascal S Bin Saju

BANGKOK, KOMPAS.com - Seorang mahasiswa di Thailand dihukum penjara dua setengah tahun karena membagikan profil Raja Maha Vajiralongkorn di jejaring sosial Facebook.

Jatupat Boonpattararaksa, nama aktivis mahasiswa tersebut, mengaku bersalah atas tuduhan melakukan perbuatan mencemarkan nama baik kerajaan.

Dia ditangkap aparat hukum negara itu karena membagikan profil sang raja, yang kemudian diterbitkan oleh BBC Thailand, dua hari setelah raja baru itu naik tahta pada Desember 2016.

Thailand memiliki perangkat undang-undang yang sangat ketat, yang melarang setiap kritik terhadap kerajaan negara tersebut.

Jatupat, yang sejak awal dikenal sebagai tokoh oposisi terhadap pemerintah yang didukung militer dan sering telribat unjuk rasa, adalah satu-satunya warga Thailand yang diadili terkait undang-undang tersebut.

Baca: MA Thailand "Bebaskan" Seorang Kakek dari Tuduhan Menghina Raja

Dia adalah salah-satu dari lebih dari 2.600 orang yang membagikan profil Raja Vajiralongkron, yang berusia 64 tahun, di media sosial

Pada Desember 2016, Jatupat telah didakwa didakwa mencemarkan nama baik kerajaan dan ditahan di wilayah timur laut Thailand.

Pihak pengadilan di Khon Kaen telah menolak 10 permintaan pembebasan terhadap aktivis mahasiswa itu walaupun dengan jaminan.

Semula Jatupat menolak dakwaan atas dirinya, tetapi pada Selasa (15/8/2017) dia mengaku bersalah. Dia menghadapi ancaman hukuman 15 tahun penjara jika terbukti bersalah.

Halaman:
Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Internasional
Virus Corona di Iran Menyebar Cepat, 54 Orang Meninggal

Virus Corona di Iran Menyebar Cepat, 54 Orang Meninggal

Internasional
Paus Fransiskus Muncul untuk Pertama Kalinya sejak Dikabarkan Sakit

Paus Fransiskus Muncul untuk Pertama Kalinya sejak Dikabarkan Sakit

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X