Taliban Kirim Surat Peringatan Terbuka kepada Trump

Kompas.com - 16/08/2017, 06:20 WIB
Pada akhir 2014, seluruh pasukan NATO yang dipimpin AS akan ditarik mundur dari Afganistan. Reuters/Al ArabiyaPada akhir 2014, seluruh pasukan NATO yang dipimpin AS akan ditarik mundur dari Afganistan.
EditorPascal S Bin Saju

KABUL, KOMPAS.com - Kelompok Taliban di Afganistan, Selasa (15/8/2017), menerbitkan surat terbuka untuk Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump yang berisi peringatan agar AS tidak mengirim pasukan tambahan ke negara itu.

Taliban, kelompok yang pernah memerintah Afganistan, juga meminta pasukan asing yang dipimpin AS segera ditarik mundur dari negara yang tengah dilanda perang tersebut.

Pada Januari 2017, Taliban juga pernah menulis surat terbuka yang meminta AS segera mengakhiri perang di Afganistan. Taliban juga menyebutkan, mereka takkan berhenti berperang melawan pasukan asing.

Surat terbuka Taliban terbaru ini muncul saat Trump sedang mempertimbangkan untuk meningkatkan kembali jumlah tentara AS di Afganistan.

Baca: Taliban Afganistan Tulis Surat Terbuka untuk Trump

"Pengalaman sebelumnya menunjukkan, mengirim lebih banyak tentara ke Afganistan takkan menghasilkan apa-apa selain kehancuran militer dan ekonomi AS,” kata Taliban seperti dilaporkan kantor berita Perancis, AFP.

"Oleh karena itu akan bijaksana jika Anda mengadopsi strategi penarikan menyeluruh dari Afganistan, bukan menambah pasukan," kata Taliban dalam surat berbahasa Inggris itu, yang dikirim ke media.

Pasukan AS di Afganistan saat ini beranggotakan sekitar 8.400 tentara, jauh lebih kecil dari jumlah enam tahun lalu yang mencapai 100.000 orang.

Ribuan personil yang saat ini sedang bertugas di Afganistan menjalankan misinya sebagai pelatih dan penasihat militer negara yang tercabik perang itu.

Surat terbuka Taliban itu diterbitkan di saat pemerintahan Trump sedang merampungkan strategi barunya untuk Afghanistan, hampir 16 tahun setelah invasi AS untuk menggulingkan rezim Taliban.

Halaman Selanjutnya
Halaman:


25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kisah Tiga Negara Penikmat Reklamasi

Kisah Tiga Negara Penikmat Reklamasi

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Internasional
Virus Corona di Iran Menyebar Cepat, 54 Orang Meninggal

Virus Corona di Iran Menyebar Cepat, 54 Orang Meninggal

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X