Kompas.com - 15/08/2017, 16:28 WIB
EditorGlori K. Wadrianto

HAGATNA, KOMPAS.com - Penduduk Guam, Selasa (15/8/2017) digemparkan dengan munculnya peringatan keadaan darurat dari dua stasiun radio setempat.

Peringatan itu mengindikasikan kepada warga bahwa serangan akan segera terjadi.

Pesan itu menjadi begitu penting, sebab dalam hampir sepekan terakhir wilayah Amerika Serikat itu memang sedang berada di bawah ancaman serangan Korea Utara.

Para pendengar yang menerima peringatan itu segera menghubungi kantor polisi, karena dua stasiun radio tersebut memicu "Sistem Siaga Darurat".

Baru kemudian disebutkan, peringatan "bahaya sipil" yang disebar pada pukul 12.25 waktu setempat, dikonfirmasi sebagai sebuah kekeliruan.

"Warga dan wisatawan diharapkan tetap tetang," kata Penasihat Keamanan Guam, George Charfauros, seperti dikutip AFP.

"Tidak ada perubahan tingkat ancaman, kita bisa terus melakukan urusan kita seperti biasanya," sambung dia menanggapi peringatan keliru itu.

Pihak "Homeland Security" lalu mengkonfirmasi dalam peringatan itu tak resmi dan tak terkait dengan keadaan darurat, ancaman, atau peringatan apa pun.

Selanjutnya, otoritas tersebut mengaku akan memastikan bahwa kesalahan manusia seperti yang terjadi saat ini tak akan terulang lagi.

Sebelumnya, Korut mengancam akan melakukan ancamannya pada pertengahan bulan Agustus.

Halaman Selanjutnya
Halaman:


Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.