Terbongkar, Jaringan Prostitusi Transeksual

Kompas.com - 14/08/2017, 21:19 WIB
Ilustrasi penjara.The Guardian Ilustrasi penjara.

MADRID, KOMPAS.com - Aparat Kepolisian Spanyol membongkar jaringan prostitusi yang memaksa transeksual menjadi pelacur. 

Para korban sebelumnya dibawa ke Spanyol dari negara asal mereka di Venezuela.

Transeksual adalah individu yang merasa terperangkap dalam tubuh yang salah.

"Polisi telah menangkap 14 orang dan membebaskan 24 korban yang disembunyikan di apartemen dalam kondisi tidak manusiawi," demikian bunyi pernyataan pihak kepolisian dalam keterangan yang dikutip AFP


Disebutkan, para korban tersebut harus siap "24 jam sehari dan tujuh hari seminggu" untuk menerima panggilan pelanggan, termasuk menawarkan berbagai jenis narkoba. 

Jaringan tersebut terutama menemukan korbannya selama kontes "Miss Trans" yang diadakan di Venezuela.

Para korban tidak sadar bahwa mereka ditawari pergi ke Spanyol untuk menjadi pelacur. Umumnya para korban ditipu dengan iming-iming dan janji palsu. 

Menurut polisi, jaringan ini membayar implan payudara dan biaya perjalanan para korban.

Namun, begitu mereka tiba di Spanyol, surat-surat dan dokumentasi pribadi mereka diambil.

Mereka lalu dipaksa menjual diri, dan mengganti seluruh biaya yang besarnya mencapai 15.000 Euro atau kira kira Rp 236 juta.

Salah satu kelompok dalam jaringan tersebut, -yang dipimpin oleh orang Italia dan seorang Spanyol, mengeksploitasi para waria yang disimpan di sebuah apartemen di Barcelona.

Sementara, ada pula kelompok lain yang menjalankan pelacuran di Palma, Pulau Majorca.

 

 



EditorGlori K. Wadrianto

Terkini Lainnya

Raja Salman dan Presiden Korsel Kirim Ucapan Selamat kepada Jokowi

Raja Salman dan Presiden Korsel Kirim Ucapan Selamat kepada Jokowi

Internasional
Putin kepada Jokowi: Saya Ingin Melanjutkan Dialog Konstruktif dengan Yang Mulia

Putin kepada Jokowi: Saya Ingin Melanjutkan Dialog Konstruktif dengan Yang Mulia

Internasional
Biografi Tokoh Dunia: Martha Washington, Ibu Negara Pertama AS

Biografi Tokoh Dunia: Martha Washington, Ibu Negara Pertama AS

Internasional
PM Israel Berniat Beri Nama Permukiman Dataran Tinggi Golan sebagai Trump

PM Israel Berniat Beri Nama Permukiman Dataran Tinggi Golan sebagai Trump

Internasional
Sopir Uber Ini Ternyata adalah Penjahat Perang Somalia

Sopir Uber Ini Ternyata adalah Penjahat Perang Somalia

Internasional
Politisi Ini Tinju Istrinya karena Lambat Lepas Baju Saat Berhubungan Seks

Politisi Ini Tinju Istrinya karena Lambat Lepas Baju Saat Berhubungan Seks

Internasional
Dari Ujung Ranting hingga Tabung, Perjalanan Sikat Gigi dan Pasta Gigi Modern

Dari Ujung Ranting hingga Tabung, Perjalanan Sikat Gigi dan Pasta Gigi Modern

Internasional
Bawa Pisau dan Pistol ke Sekolah, Guru SD di Florida Ditahan

Bawa Pisau dan Pistol ke Sekolah, Guru SD di Florida Ditahan

Internasional
Konsisten Lawan Terorisme, Indonesia Dipercaya Pimpin 3 Komite DK PBB

Konsisten Lawan Terorisme, Indonesia Dipercaya Pimpin 3 Komite DK PBB

Internasional
Tetap Beli Rudal S-400, Turki Siap Disanksi AS

Tetap Beli Rudal S-400, Turki Siap Disanksi AS

Internasional
Kisah USS Savannah, Kapal Uap Pertama yang Lintasi Samudra Atlantik

Kisah USS Savannah, Kapal Uap Pertama yang Lintasi Samudra Atlantik

Internasional
Tak Bisa Didaur Ulang, Malaysia Kembalikan Sampah Plastik ke Negara Maju

Tak Bisa Didaur Ulang, Malaysia Kembalikan Sampah Plastik ke Negara Maju

Internasional
Iran Tingkatkan Kapasitas Pengayaan Uranium hingga Empat Kali Lipat

Iran Tingkatkan Kapasitas Pengayaan Uranium hingga Empat Kali Lipat

Internasional
Ucapkan Selamat ke Jokowi, Trump Sebut Indonesia sebagai Contoh Negara Demokrasi

Ucapkan Selamat ke Jokowi, Trump Sebut Indonesia sebagai Contoh Negara Demokrasi

Internasional
Demi Kalahkan Oposisi, Pengusaha Tambang Australia Beriklan Rp 550 Miliar

Demi Kalahkan Oposisi, Pengusaha Tambang Australia Beriklan Rp 550 Miliar

Internasional

Close Ads X