Serangan Teroris di Burkina Faso, Presiden Perancis Pun Bersuara

Kompas.com - 14/08/2017, 17:31 WIB
Warga dievakuasi dari areal restoran di Kota Ouagadougou, Burkina Faso, menyusul serangan mematikan yang merenggut 18 nyawa (14/8/2017).  AFP/ AHMED OUOBAWarga dievakuasi dari areal restoran di Kota Ouagadougou, Burkina Faso, menyusul serangan mematikan yang merenggut 18 nyawa (14/8/2017).
EditorGlori K. Wadrianto

PARIS, KOMPAS.com - Presiden Perancis Emmanuel Macron mengecam serangan di sebuah restoran Turki di Kota Ouagadougou, Burkina Faso, Minggu (13/8/2017) pukul 21.00 waktu setempat atau Senin (14/8/2017) WIB.

Macron langsung menyebut serangan yang kini dikabarkan telah merenggut 18 korban jiwa itu, sebagai serangan teroris.

Dalam sebuah pernyataan yang dikutip AFP, Macron juga memuji mobilisasi efektif pasukan keamanan Burkina Faso, untuk mengakhiri serangan tersebut.

Salah satu dari 18 korban tewas itu dipastikan adalah warga Negara Perancis. Kepastian itu sebelumnya diungkapkan pihak kejaksaan di Paris.


Macron dan koleganya di wilayah bekas koloni Perancis itu, Roch Marc Christian Kabore, akan membahas situasi tersebut Senin malam.

Disebutkan, Perancis tetap berkomitmen untuk menegakkan perang melawan kelompok-kelompok teroris di Afrika barat.

Selain itu, Perancis pun mempercepat kerja untuk membentuk pasukan Sahel yang direncanakan khusus untuk memerangi para teroris.

Macron sempat mengunjungi daerah tersebut pada awal Juli lalu.

Saat itu dia mengaku ingin sekitar 5.000 tentara untuk memulai operasinya di Mali, Burkina Faso dan Niger, pada akhir Agustus ini.

Diberitakan sebelumnya, warga sipil yang menjadi saksi mata menyebutkan terjadi penembakan besar-besaran di dalam restoran Turki itu.

Tentara dan polisi langsung dikerahkan ke lokasi kejadian untuk melacak kelompok penyerang, yang diduga dari militan Islamis.

Halaman:
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Dianggap Berdosa, Ibu Hamil dan 5 Anaknya Disiksa hingga Tewas

Dianggap Berdosa, Ibu Hamil dan 5 Anaknya Disiksa hingga Tewas

Internasional
Pesta Selama Seminggu dan Biarkan Anaknya Mati Kelaparan, Ibu Ini Dipenjara

Pesta Selama Seminggu dan Biarkan Anaknya Mati Kelaparan, Ibu Ini Dipenjara

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Gadis di China Makan Nasi dan Sambal Selama 5 Tahun | Gunung Taal Meletus

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Gadis di China Makan Nasi dan Sambal Selama 5 Tahun | Gunung Taal Meletus

Internasional
Trump kepada Pemimpin Tertinggi Iran: Dia Harus Hati-hati dengan Ucapannya

Trump kepada Pemimpin Tertinggi Iran: Dia Harus Hati-hati dengan Ucapannya

Internasional
Iran Siap Bernegosiasi dengan Siapa Pun Kecuali AS

Iran Siap Bernegosiasi dengan Siapa Pun Kecuali AS

Internasional
Dituduh Selingkuh, Penis Pria di Ukraina Dipasang Penjepit Logam oleh Istri

Dituduh Selingkuh, Penis Pria di Ukraina Dipasang Penjepit Logam oleh Istri

Internasional
Trump Pilih Orang yang Makzulkan Bill Clinton sebagai Tim Pengacaranya

Trump Pilih Orang yang Makzulkan Bill Clinton sebagai Tim Pengacaranya

Internasional
Pemimpin Tertinggi Iran Pimpin Shalat Jumat untuk Pertama Kalinya dalam 8 Tahun

Pemimpin Tertinggi Iran Pimpin Shalat Jumat untuk Pertama Kalinya dalam 8 Tahun

Internasional
Bunuh Suami dengan Obat Tetes Mata, Wanita Ini Dipenjara 25 Tahun

Bunuh Suami dengan Obat Tetes Mata, Wanita Ini Dipenjara 25 Tahun

Internasional
Arab Saudi Bayar Rp 6,8 Triliun untuk Biaya Tempatkan Pasukan AS

Arab Saudi Bayar Rp 6,8 Triliun untuk Biaya Tempatkan Pasukan AS

Internasional
Seorang Pria Hilang, Diduga Tewas Dimakan Babi Peliharaannya

Seorang Pria Hilang, Diduga Tewas Dimakan Babi Peliharaannya

Internasional
Seorang Wanita Ditangkap Setelah Bugil di Bandara AS

Seorang Wanita Ditangkap Setelah Bugil di Bandara AS

Internasional
Tahan Bantuan untuk Ukraina, Pemerintah AS Langgar Aturan

Tahan Bantuan untuk Ukraina, Pemerintah AS Langgar Aturan

Internasional
'Ulama' ISIS Berbobot 136 Kg Ditangkap Polisi Irak

"Ulama" ISIS Berbobot 136 Kg Ditangkap Polisi Irak

Internasional
AS Sebut 11 Orang Tentara Terluka dalam Serangan Iran di 2 Markasnya

AS Sebut 11 Orang Tentara Terluka dalam Serangan Iran di 2 Markasnya

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X