Usai Eksekusi Mati, Jasad Pemerkosa Bocah Digantung di Ujung Derek

Kompas.com - 14/08/2017, 17:08 WIB
Pemuda 22 tahun Hussein al-Saket (berpakaian biru) dinyatakan terbukti bersalah melakukan penculikan, perkosaan, dan pembunuhan terhadap bocah perempuan berusia empat tahun. terlihat petugas sedang mempersiapkan eksekusi mati terhadap Saket, di Sanaa, Yaman, Senin (14/8/2017). AFP PHOTOPemuda 22 tahun Hussein al-Saket (berpakaian biru) dinyatakan terbukti bersalah melakukan penculikan, perkosaan, dan pembunuhan terhadap bocah perempuan berusia empat tahun. terlihat petugas sedang mempersiapkan eksekusi mati terhadap Saket, di Sanaa, Yaman, Senin (14/8/2017).
EditorGlori K. Wadrianto

SANAA, KOMPAS.com - Warga Yaman berkumpul di sebuah lapangan di Ibu Kota Sanaa, Senin (14/8/2017), untuk menyaksikan eksekusi mati terhadap seorang terpidana mati.

Pemuda 22 tahun yang menjalani hukuman mati itu adalah Hussein al-Saket yang dinyatakan terbukti bersalah melakukan penculikan, perkosaan, dan pembunuhan terhadap bocah perempuan berusia empat tahun.

Diberitakan AFP, eksekusi mati di muka publik ini merupakan yang kedua kali dilakukan otoritas Yaman, di muka umum, dalam beberapa minggu terakhir. 

Usai melakukan semua tindak kejahatannya, Saket kemudian mengubur korban. Demikian dikatakan Rajeh Ezzedine, hakim yang menghadiri eksekusi tersebut.

Ali Ayedh, paman korban, mengatakan bahwa Saket sempat berpura-pura ikut mencari bocah perempuan itu, sebelum kedoknya terbuka dalam penyelidikan polisi. 

Ayedh meyakini, eksekusi mati di muka publik seperti yang dilakukan terhadap Saket, akan memberikan efek jera dan pencegahan terhadap mereka yang mempunyai niat berbuat jahat

Saket ditempatkan di lapangan Tahrir di Kota Sanaa, sebelum seorang polisi bertugas menembaknya dari belakang.

Lapangan Tahrir adalah wilayah yang dikuasai pemberontak Syiah Hutsi sejak tahun 2014.

Lima peluru mengarah ke jantung, hingga pemuda itu tewas seketika. Tak berhenti sampai di situ, jasad pelaku perkosaan anak itu pun kemudian digantung dan dinaikkan mengunakan ujung derek. 

Seluruh warga yang berkumpul di tempat itu dapat menyaksikan dengan jelas, bagaimana jasad Saket yang mengenakan pakaian biru-biru mengantung dengan tangan diikat.

Halaman Selanjutnya
Halaman:


25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Internasional
Amerika Meniru Indonesia?

Amerika Meniru Indonesia?

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X