Disokong Kekuatan Udara Rusia, Militer Suriah Bunuh 25 Teroris ISIS

Kompas.com - 13/08/2017, 17:12 WIB
. AFP FOTO.
EditorGlori K. Wadrianto

BEIRUT, KOMPAS.com - Sebuah operasi yang didukung pesawat tempur dan helikopter Rusia membunuh 25 anggota teroris Negara Islam di Irak dan Suriah ( ISIS) di Suriah.

Sebelumnya, dalam satu bulan terakhir tentara rezim Suriah telah melakukan operasi untuk merebut kembali wilayah gurun yang luas. Operasi itu mendapat dukungan dari Rusia.

Wilayah gurun tersebut membentang dari pusat Suriah hingga ke perbatasan Irak dan Yordania.

"25 anggota ISIS mati dan terluka dalam operasi komando pasukan rezim Suriah, yang mendapat dukungan udara dari pesawat tempur dan helikopter Rusia, Sabtu kemarin."


Peristiwa itu terjadi di timur laut Provinsi Homs.

Demikian pernyataan tertulis Kelompok Observatorium untuk Pengawasan Hak Asasi Manusia Suriah, seperti yang dikutip AFP, Minggu (13/8/2017).

Disebutkan, di pihak pasukan rezim, ada enam serdadu yang tewas dalam operasi ini. 

Sebuah sumber di lingkungan militer Suriah mengatakan operasi tersebut terjadi 20 kilometer di dalam garis teroris ISIS.

Serangan tersebut memungkinkan pasukan rezim untuk menguasai tiga desa di wilayah tersebut.

Demikian dilansir kantor berita SANA, yang mengutip pernyataan sumber tadi. 

Sejauh ini, pasukan rezim Suriah telah merebut kembali sejumlah wilayah dari tangan para teroris di provinsi tersebut.

Halaman:
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Virus Corona Hantui Jepang, Catatkan Kasus Tertinggi Kedua Setelah China

Virus Corona Hantui Jepang, Catatkan Kasus Tertinggi Kedua Setelah China

Internasional
14 dari 300 Warga AS yang Dievakuasi dari Kapal Pesiar di Jepang Tertular Virus Corona

14 dari 300 Warga AS yang Dievakuasi dari Kapal Pesiar di Jepang Tertular Virus Corona

Internasional
Virus Corona Merebak, Kaisar Jepang Batalkan Perayaan Ulang Tahun

Virus Corona Merebak, Kaisar Jepang Batalkan Perayaan Ulang Tahun

Internasional
Kisah Orang Afrika Pertama yang Terpapar Virus Corona dan Sudah Sembuh

Kisah Orang Afrika Pertama yang Terpapar Virus Corona dan Sudah Sembuh

Internasional
40 Warga AS di Kapal Pesiar di Jepang Tertular Virus Corona

40 Warga AS di Kapal Pesiar di Jepang Tertular Virus Corona

Internasional
Kisah Pasien Singapura Sembuh dari Virus Corona: Rasanya Seperti Mau Mati

Kisah Pasien Singapura Sembuh dari Virus Corona: Rasanya Seperti Mau Mati

Internasional
Mengira Tertular Virus Corona, Mahasiswa Asing di Arab Saudi Bunuh Diri

Mengira Tertular Virus Corona, Mahasiswa Asing di Arab Saudi Bunuh Diri

Internasional
Perawat Ini Alami Diskriminasi Saat Merawat Pasien Virus Corona

Perawat Ini Alami Diskriminasi Saat Merawat Pasien Virus Corona

Internasional
Trump Minta Rusia untuk Berhenti Dukung Kekejaman Suriah

Trump Minta Rusia untuk Berhenti Dukung Kekejaman Suriah

Internasional
Korban Meninggal Virus Corona Per 17 Februari 2020 Capai 1.765 Orang

Korban Meninggal Virus Corona Per 17 Februari 2020 Capai 1.765 Orang

Internasional
[POPULER INTERNASIONAL] China Keluhkan Negara yang Bereaksi Berlebihan | Murid Australia Nyanyikan 'Abang Tukang Bakso' untuk Jokowi

[POPULER INTERNASIONAL] China Keluhkan Negara yang Bereaksi Berlebihan | Murid Australia Nyanyikan "Abang Tukang Bakso" untuk Jokowi

Internasional
Wabah Virus Corona dalam Angka Per 16 Februari 2020

Wabah Virus Corona dalam Angka Per 16 Februari 2020

Internasional
Taiwan Umumkan Kasus Kematian Pertama Virus Corona

Taiwan Umumkan Kasus Kematian Pertama Virus Corona

Internasional
22 Hari 'Hilang di Tengah Wabah Virus Corona, Kim Jong Un Kembali Muncul

22 Hari "Hilang di Tengah Wabah Virus Corona, Kim Jong Un Kembali Muncul

Internasional
WNI di Singapura Tak Terlalu Khawatir di Tengah Wabah Virus Corona

WNI di Singapura Tak Terlalu Khawatir di Tengah Wabah Virus Corona

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X