Bus Penuh Penumpang Hantam Dinding Bukit, 36 Orang Tewas - Kompas.com

Bus Penuh Penumpang Hantam Dinding Bukit, 36 Orang Tewas

Kompas.com - 11/08/2017, 12:41 WIB
Sedikitnya 36 orang tewas dan 13 lainnya cedera saat sebuah bus yang penuh sesak menabrak dinding bukit di mulut sebuah terowongan jalan tol di China utara, Kamis malam. AFP PHOTO Sedikitnya 36 orang tewas dan 13 lainnya cedera saat sebuah bus yang penuh sesak menabrak dinding bukit di mulut sebuah terowongan jalan tol di China utara, Kamis malam.

BEIJING, KOMPAS.com -  Sedikitnya 36 orang tewas dan 13 lainnya cedera saat sebuah bus yang penuh menabrak dinding di mulut sebuah terowongan di jalan tol di China utara.

Bus itu mengalami kecelakaan di terowongan Qinling di Ankang, sebuah kota di Provinsi Shaanxi, pada Kamis malam waktu setempat.

Keterangan ini disampaikan pihak Administrasi Keselamatan Kerja wilayah setempat, seperti dikutip kantor berita AFP, Jumat (11/8/2017).

Foto-foto yang diterbitkan oleh kantor berita resmi Xinhua menunjukkan, bagian depan bus hancur akibat benturan kencang.

Namun, tidak jelas apakah kecelakaan itu terjadi di dalam atau di luar terowongan.

Foto-foto tersebut juga menunjukkan sebuah truk derek di tempat kejadian bersama petugas penyelamat yang memeriksa kerusakan di luar terowongan, di kawasan perbukitan berhutan.

"Bus itu benar-benar hancur," kata otoritas itu dalam pernyataan tertulis.

Hingga kini penyebab kecelakaan masih dalam penyelidikan.

Disebutkan, bus tersebut berangkat dari Chengdu di Provinsi Sichuan menuju Kota Luoyang.

Mereka yang terluka telah dilarikan ke rumah sakit setempat. Tercatat, bus tersebut memiliki kapasitas 51 penumpang dan membawa 49 orang.

Baca: Bus Terbakar di Dalam Terowongan, 10 Bocah TK Tewas

 


EditorGlori K. Wadrianto
Komentar

Terkini Lainnya

Gerindra Anggap Kubu Jokowi Kesulitan Mencari Figur Cawapres

Gerindra Anggap Kubu Jokowi Kesulitan Mencari Figur Cawapres

Nasional
Bermodus Hipnotis, WNA Curi Uang Rumah Makan di Fatmawati

Bermodus Hipnotis, WNA Curi Uang Rumah Makan di Fatmawati

Megapolitan
Intelijen Inggris Gunakan Anak Jadi Mata-mata

Intelijen Inggris Gunakan Anak Jadi Mata-mata

Internasional
Trotoar hingga Gorong-gorong di Rute 'Torch Relay' Asian Games di Jaksel Masih Harus Dibenahi

Trotoar hingga Gorong-gorong di Rute "Torch Relay" Asian Games di Jaksel Masih Harus Dibenahi

Megapolitan
Patahan Jarum Suntik Tertinggal di Paha Bayi Usia 1,5 Bulan

Patahan Jarum Suntik Tertinggal di Paha Bayi Usia 1,5 Bulan

Internasional
Tangan Anak 4 Tahun Terjepit di Pembuangan Air Kolam Renang

Tangan Anak 4 Tahun Terjepit di Pembuangan Air Kolam Renang

Megapolitan
Hilang 4 Hari, Pelajar SMP Ditemukan Tewas Dibegal Teman Sendiri

Hilang 4 Hari, Pelajar SMP Ditemukan Tewas Dibegal Teman Sendiri

Regional
Video Kali Item Dekat Wisma Atlet Kemayoran Ditutupi Kain Jaring Hitam

Video Kali Item Dekat Wisma Atlet Kemayoran Ditutupi Kain Jaring Hitam

Megapolitan
Eks Koruptor Nekat 'Nyaleg', MA Diminta Prioritaskan Gugatan PKPU

Eks Koruptor Nekat "Nyaleg", MA Diminta Prioritaskan Gugatan PKPU

Nasional
Simulasi Bus Atlet Asian Games dari Wisma Atlet-Pondok Indah, Ini Waktu Tempuhnya

Simulasi Bus Atlet Asian Games dari Wisma Atlet-Pondok Indah, Ini Waktu Tempuhnya

Megapolitan
Golkar Siapkan Pengganti Pimpinan Komisi VII yang Ditangkap KPK

Golkar Siapkan Pengganti Pimpinan Komisi VII yang Ditangkap KPK

Nasional
Saat Jokowi Sapa Cak Imin hingga Tiga Kali...

Saat Jokowi Sapa Cak Imin hingga Tiga Kali...

Nasional
Polisi Akan Periksa Kontraktor dan Konsultan Proyek Rehabilitasi Sekolah di DKI

Polisi Akan Periksa Kontraktor dan Konsultan Proyek Rehabilitasi Sekolah di DKI

Megapolitan
Parpol Mestinya Miliki Political Will untuk Jaga Marwah dan Integritas Partai

Parpol Mestinya Miliki Political Will untuk Jaga Marwah dan Integritas Partai

Nasional
Gubernur DKI: Ada Kasus Warga Merasakan Kenaikan PBB Dua Kali Lipat, Itu Tidak 'Fair'

Gubernur DKI: Ada Kasus Warga Merasakan Kenaikan PBB Dua Kali Lipat, Itu Tidak "Fair"

Megapolitan

Close Ads X