Israel Hendak Bangun Dinding Raksasa Bawah Tanah di Gaza

Kompas.com - 10/08/2017, 22:05 WIB
Jalan Harun al-Rayid di Gaza City ini dibangun dengan bantuan dana dari Qatar. Kini Arab Saudi mendesak Qatar menghentikan dukungannya terhadap Hamas, penguasa Jalur Gaza. MOHAMMED ABED / AFP Jalan Harun al-Rayid di Gaza City ini dibangun dengan bantuan dana dari Qatar. Kini Arab Saudi mendesak Qatar menghentikan dukungannya terhadap Hamas, penguasa Jalur Gaza.
EditorPascal S Bin Saju

JERUSALEM, KOMPAS.com -  Israel mendorong pembangunan proyek baru, yakni hendak mendirikan sebuah dinding raksasa bawah tanah di sekitar Jalur Gaza.

Langkah itu dilakukan untuk memblokade terowongan yang dapat disalahgunakan musuh untuk menyerang.

Proyek tersebut diajukan setelah pemerintah menghadapi kecaman keras terhadap pemerintah yang dinilai membiarkan terowongan itu digunakan Hamas dalam Perang Gaza 2014.

Menurut kantor berita Perancis, AFP, banyak pihak bahkan mendesak dilakukannya penyelidikan dengan menuduh Perdana Menteri Benjamin Netanyahu dan petinggi militer tidak siap menghadapi ancaman tersebut.

“Dalam beberapa bulan mendatang, kita akan mempercepat pembangunan pembatas [terowongan] yang diharapkan bisa selesai dalam dua tahun," kata seorang petinggi militer, Mayor Jenderal Eyal Zamir, Kamis (10/8/2017).

Baca: Presiden Palestina Minta Israel Pangkas Listrik ke Jalur Gaza

Radio militer melaporkan, dinding yang terbuat dari papan beton dan sensor itu akan membentang sekitar 64 kilometer dengan tinggi diperkirakan 40 meter. 

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Proyek tersebut juga akan meliputi pembangunan turap lepas pantai untuk menghambat atau mencegah serangan komando yang berbasis laut.

Menteri Konstruksi Yoav Galant, yang juga seorang mantan komandan militer, mengatakan, tembok akan dibangun di wilayah Israel yang sejajar dengan pagar perbatasan yang menyegel daerah kantong Palestina di bawah kendali gerakan Islam Hamas.

Menteri Pembangunan Yoav Galant mengatakan, tembok tersebut akan dibangun di wilayah Israel, sejajar dengan perbatasan Palestina yang dikuasai Hamas.

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Internasional
Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Internasional
Amerika Meniru Indonesia?

Amerika Meniru Indonesia?

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.