Trump Bikin "Kantor Berita" Sendiri, Menantunya Jadi Presenter - Kompas.com

Trump Bikin "Kantor Berita" Sendiri, Menantunya Jadi Presenter

Kompas.com - 09/08/2017, 10:15 WIB
Menantu Presiden AS Donald Trump, Lara Trump, yang menikahi Eric Trump, muncul sebagai presenter dalam video pertama Real News.REPRO BIDIK LAYAR VIA YOUTUBE Menantu Presiden AS Donald Trump, Lara Trump, yang menikahi Eric Trump, muncul sebagai presenter dalam video pertama Real News.

WASHINGTON, KOMPAS.com - Hampir tidak pernah ada satu minggu yang berlalu tanpa komentar frustrasi Presiden Amerika Serikat Donald Trump, tentang hasil liputan media di Gedung Putih

"Penyebar ' berita palsu' menolak untuk melaporkan keberhasilan enam bulan pertama pemerintahan," tulis Trump di akun Twitter-nya, pada hari Minggu. 

Menumpuknya rasa frustrasi Trump itu diduga telah memunculkan ide baginya untuk membuat "kantor berita" sendiri.

Keberadaan "kantor berita" itu adalah untuk melawan media arus utama yang kerap disebut Trump mempublikasikan berita-berita palsu mengenai capaian pemerintahannya.

Seperti diwartakan AFP, "kantor berita" tersebut diberi nama "Real News".

Video "Real News" pertama muncul sekitar seminggu lalu di halaman akun Facebook Trump.

Presenter yang muncul dalam siaran itu adalah menantu Presiden AS, Lara Trump, yang menikahi Eric, anak lelaki Trump.

Dengan menggunakan latar belakang biru bertuliskan DonaldJTrump.com, video tersebut direkam di Trump Tower, New York, dengan meniru format siaran berita televisi.

"Hei semua, Lara Trump di sini," ungkap perempuan itu dengan nada bicara yang santai.

"Saya yakin Anda belum pernah mendengar tentang semua pencapaian presiden minggu ini, karena ada banyak berita palsu di luar sana."

Lara Trump melanjutkan siarannya dengan membeberkan kabar bahwa mertuanya telah menyumbangkan gaji kepresidenannya ke National Park Service dan Departemen Pendidikan.

"Dia adalah Presiden yang menempatkan kepentigan AS di atas kepentingannya sendiri," kata Lara yang lalu memuji prestasi ekonomi Trump.

"Saudara-saudara, perekonomian AS kini sedang berkembang pesat," sambung perempuan 34 tahun itu.

Video berdurasi dua menit itu telah menarik lebih dari 2,3 juta penonton di Facebook.

"Terima kasih telah bergabung dengan kami semua, saya Lara Trump dan itu adalah berita sesungguhnya."

Video pertama tersebut diikuti dengan siaran serupa yang dibawakan oleh Kayleigh McEnany, praktisi televisi pendukung Trump.

McEnany baru saja ditunjuk menjadi Jurubicara baru Partai Republik.

Baca: Kayleigh McEnany, Wanita 29 Tahun Jurubicara Baru Partai Republik

Perempuan 29 tahun itu memuji jumlah pekerjaan yang diciptakan sejak Trump mulai menjabat pada bulan Januari lalu, serta rekor tertinggi di pasar saham.

"Presiden Trump jelas telah mengarahkan ekonomi kembali ke arah yang benar," kata McEnany.

"Saya Kayleigh McEnany dan itu adalah berita sesungguhnya," kata dia saat mengakhiri video 90 detik yang telah disaksikan 1,5 juta penonton.

Kritik

Siaran video promosi yang dijuluki "Trump TV" itu menuai kritik dari beberapa pihak. Bahkan tak kurang hal itu mengundang ejekan dan guyonan, termasuk dari komedian AS. 

"Sekarang itu seperti propaganda yang disponsori negara," ungkap pemandu acara "Late Show" Stephen Colbert mengometari kemunculan pertama Lara Trump.

Bahkan, bukan hanya komedian yang berkomentar. 

"Wow, sangat menakutkan seperti banyak saluran milik negara yang pernah saya lihat di negara lain," kata Michael McFaul.

McFaul adalah mantan Duta Besar AS untuk Rusia yang bertugas di Dewan Keamanan Nasional di bawah Presiden Barack Obama. Dia berkomentar lewat akun Twitter-nya.

Sementara para pengkritik menyerang siaran "Real News", ada sekelompok lain yang menyebut Presiden Obama dan Presiden lain sebelumnya pun menggunakan mesin media Gedung Putih untuk mempromosikan prestasi mereka.

Selain itu, sejumlah media pun membandingkan siaran "Trump TV" acara mingguan di masa Presiden Obama bertajuk "West Wing Week" yang diproduksi oleh Gedung Putih. Acara itu pun memberikan gambaran tentang prestasi yang diklaim Pemerintah.


Ikuti perkembangan berita ini dalam topik:
EditorGlori K. Wadrianto
Komentar

Terkini Lainnya

Menurut KPU, Tak Perlu Lagi Ada Wacana Pilkada melalui DPRD

Menurut KPU, Tak Perlu Lagi Ada Wacana Pilkada melalui DPRD

Nasional
Berita Populer Regional: Serial Romansa Pebulu Tangkis Huang Hua dan Tertangkapnya Bos Miras Oplosan

Berita Populer Regional: Serial Romansa Pebulu Tangkis Huang Hua dan Tertangkapnya Bos Miras Oplosan

Regional
Berita Populer: Ayah Perkosa Anak Kandung, hingga Pria Tambun Berubah Jadi Juara Binaraga

Berita Populer: Ayah Perkosa Anak Kandung, hingga Pria Tambun Berubah Jadi Juara Binaraga

Internasional
Jalan Sempit Bersihkan Timbunan Sampah Plastik di Kolong Tol di Tanjung Priok

Jalan Sempit Bersihkan Timbunan Sampah Plastik di Kolong Tol di Tanjung Priok

Megapolitan
Berita Populer Nasional: Jaket Jins Andalan Jokowi di IIMS 2018 dan Skenario Kecelakaan Novanto

Berita Populer Nasional: Jaket Jins Andalan Jokowi di IIMS 2018 dan Skenario Kecelakaan Novanto

Nasional
Survei Cyrus: Partai Mana yang Paling Banyak Uang? Perindo Urutan Teratas

Survei Cyrus: Partai Mana yang Paling Banyak Uang? Perindo Urutan Teratas

Nasional
Solusi Bahan Bakar Alternatif, Karolin Perkenalkan Kompor Sawit

Solusi Bahan Bakar Alternatif, Karolin Perkenalkan Kompor Sawit

Regional
Soal Ujian Akhir Bakal Dibuat Sesuai Standar Internasional

Soal Ujian Akhir Bakal Dibuat Sesuai Standar Internasional

Edukasi
Kisah Cinta Huang Hua, Mantan Ratu Bulu Tangkis China hingga Dipinang Pria asal Klaten (3)

Kisah Cinta Huang Hua, Mantan Ratu Bulu Tangkis China hingga Dipinang Pria asal Klaten (3)

Regional
Pertemuan Gerindra dan PKS Sempat Bahas Peluang Zulkifli Hasan Jadi Cawapres

Pertemuan Gerindra dan PKS Sempat Bahas Peluang Zulkifli Hasan Jadi Cawapres

Nasional
5 Fakta Menarik tentang Penutupan Sense Karaoke dan Diskotek Exotic

5 Fakta Menarik tentang Penutupan Sense Karaoke dan Diskotek Exotic

Megapolitan
Polisi di Indonesia Diperintahkan untuk Razia Besar-besaran Minuman Keras

Polisi di Indonesia Diperintahkan untuk Razia Besar-besaran Minuman Keras

Regional
Wilayah Jakarta yang Berpotensi Hujan Hari ini

Wilayah Jakarta yang Berpotensi Hujan Hari ini

Megapolitan
Polisi Cari Tersangka Lain Kasus Penganiyaan Bonek hingga Korban Tewas

Polisi Cari Tersangka Lain Kasus Penganiyaan Bonek hingga Korban Tewas

Regional
Cerita Mahfud MD soal Pilkada Tak Langsung yang Buat SBY Menangis

Cerita Mahfud MD soal Pilkada Tak Langsung yang Buat SBY Menangis

Nasional

Close Ads X