AS Pertimbangkan Bantuan Tambahan untuk Tumpas Teroris di Marawi

Kompas.com - 09/08/2017, 07:57 WIB
Pasukan Filipina menaiki truk dalam perjalanan ke garis depan di pinggiran Marawi, Mindanao pada tanggal 28 Juni 2017.  AFP PHOTO / TED ALJIBEPasukan Filipina menaiki truk dalam perjalanan ke garis depan di pinggiran Marawi, Mindanao pada tanggal 28 Juni 2017.
EditorGlori K. Wadrianto

WASHINGTON, KOMPAS.com - Amerika Serikat mempertimbangkan untuk memberikan dukungan tambahan kepada militer Filipina demi memerangi kelompok teroris yang mengacaukan wilayah selatan negeri itu.

Muncul sebuah pembahasan yang menyinggung kemungkinan AS untuk memberikan bantuan pelatihan demi meningkatkan kapasitan pasukan militer Filipina.

Keterangan ini diungkapkan seorang pejabat terkait di Washington, yang tak mau diungkapkan namanya, seperti dikutip kantor berita AFP, Rabu (9/8/2017).

Selain itu, diperkirakan pesawat tak berawak (drone) pun dapat digunakan untuk melakukan serangan dalam menumpas gerombolan teroris tersebut.


Baca: Berapa Banyak Teroris Maute yang Masih Tersisa di Marawi?

Namun, Departemen Pertahanan Nasional Filipina mengatakan, tidak ada diskusi mengenai penggunaan pesawat tak berawak AS untuk menyerang kelompok teroris ISIS tersebut. 

Jurubicara Pentagon Letnan Kolonel Chris Logan mengatakan, semua bantuan militer kepada Filipina dilakukan atas permintaan pemerintah.

"Kami menghormati kedaulatan Filipina, dan kami tidak melakukan tindakan sepihak di Filipina," kata dia.

Presiden Filipina Rodrigo Duterte telah meminta anggota parlemen untuk menyetujui perekrutan 20.000 lebih tentara untuk mengatasi ancaman keamanan yang meningkat menyusul pengepungan di Marawi.

Hampir 700 orang tewas dalam dua bulan pertempuran melawan teroris yang mengaku berkiblat kepada ISIS di Marawi. 

Baca: Militer Filipina Ungkap Data Jumlah Teroris yang Mati di Marawi

Halaman:
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Pesta Selama Seminggu dan Biarkan Anaknya Mati Kelaparan, Ibu Ini Dipenjara

Pesta Selama Seminggu dan Biarkan Anaknya Mati Kelaparan, Ibu Ini Dipenjara

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Gadis di China Makan Nasi dan Sambal Selama 5 Tahun | Gunung Taal Meletus

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Gadis di China Makan Nasi dan Sambal Selama 5 Tahun | Gunung Taal Meletus

Internasional
Trump kepada Pemimpin Tertinggi Iran: Dia Harus Hati-hati dengan Ucapannya

Trump kepada Pemimpin Tertinggi Iran: Dia Harus Hati-hati dengan Ucapannya

Internasional
Iran Siap Bernegosiasi dengan Siapa Pun Kecuali AS

Iran Siap Bernegosiasi dengan Siapa Pun Kecuali AS

Internasional
Dituduh Selingkuh, Penis Pria di Ukraina Dipasang Penjepit Logam oleh Istri

Dituduh Selingkuh, Penis Pria di Ukraina Dipasang Penjepit Logam oleh Istri

Internasional
Trump Pilih Orang yang Makzulkan Bill Clinton sebagai Tim Pengacaranya

Trump Pilih Orang yang Makzulkan Bill Clinton sebagai Tim Pengacaranya

Internasional
Pemimpin Tertinggi Iran Pimpin Shalat Jumat untuk Pertama Kalinya dalam 8 Tahun

Pemimpin Tertinggi Iran Pimpin Shalat Jumat untuk Pertama Kalinya dalam 8 Tahun

Internasional
Bunuh Suami dengan Obat Tetes Mata, Wanita Ini Dipenjara 25 Tahun

Bunuh Suami dengan Obat Tetes Mata, Wanita Ini Dipenjara 25 Tahun

Internasional
Arab Saudi Bayar Rp 6,8 Triliun untuk Biaya Tempatkan Pasukan AS

Arab Saudi Bayar Rp 6,8 Triliun untuk Biaya Tempatkan Pasukan AS

Internasional
Seorang Pria Hilang, Diduga Tewas Dimakan Babi Peliharaannya

Seorang Pria Hilang, Diduga Tewas Dimakan Babi Peliharaannya

Internasional
Seorang Wanita Ditangkap Setelah Bugil di Bandara AS

Seorang Wanita Ditangkap Setelah Bugil di Bandara AS

Internasional
Tahan Bantuan untuk Ukraina, Pemerintah AS Langgar Aturan

Tahan Bantuan untuk Ukraina, Pemerintah AS Langgar Aturan

Internasional
'Ulama' ISIS Berbobot 136 Kg Ditangkap Polisi Irak

"Ulama" ISIS Berbobot 136 Kg Ditangkap Polisi Irak

Internasional
AS Sebut 11 Orang Tentara Terluka dalam Serangan Iran di 2 Markasnya

AS Sebut 11 Orang Tentara Terluka dalam Serangan Iran di 2 Markasnya

Internasional
Bocah 9 Tahun Diperkosa dan Dijadikan Budak Seks oleh ISIS

Bocah 9 Tahun Diperkosa dan Dijadikan Budak Seks oleh ISIS

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X