Militer Filipina Ungkap Data Jumlah Teroris yang Mati di Marawi

Kompas.com - 07/08/2017, 06:34 WIB
Sekelompok prajurit Filipina membawa kantung jenazah berisi rekan mereka yang gugur dalam pertempuran di kota Marawi.RICHELE UMEL / AFP Sekelompok prajurit Filipina membawa kantung jenazah berisi rekan mereka yang gugur dalam pertempuran di kota Marawi.

MANILA, KOMPAS.com - Lebih dari 520 anggota kelompok teroris mati dalam konflik bersenjata yang terjadi di Kota Marawi, Filipina Selatan.

Jurubicara Angkatan Bersenjata Filipina (AFP) Jenderal Restituto Padilla mengatakan, hingga hari Sabtu (5/8/2017), pukul 19.00 waktu setempat, tercatat sudah 523 teroris yang dibunuh.

Sebanyak 602 senjata api pun ditemukan dari teroris. Di sisi militer Filipina, ada 122 tentara yang tewas dalam tugas di kota tersebut.

Jumlah warga sipil yang terbunuh tetap berada di angka 45 orang, sementara jumlah warga sipil yang diselamatkan sekarang berjumlah 1.728 orang.


Laman GMA Network memberitakan, hingga akhir pekan kemarin, sudah lima bangunan di Kota Marawi yang dibuka.

Baca: Berapa Banyak Teroris Maute yang Masih Tersisa di Marawi?

Presiden Filipina Rodrigo Duterte menempatkan seluruh kawasan di Pulau Mindanao di bawah sebuah undang-undang darurat selama 60 hari pada tanggal 23 Mei.

Hal itu dilakukan setelah kelompok teroris Maute yang mengaku menjadi afiliasi kelompok teroris Negara Islam di Irak dan Suriah ( ISIS) menyerang dan menghancurkan Kota Marawi.

Deklarasi tersebut telah diperpanjang oleh Kongres sampai 31 Desember mendatang.

Dalam sebuah pidato di hadapan tentara di Kota Marawi pada hari Jumat, Duterte mengatakan konflik tersebut akan segera berakhir.

Kepala AFP Jenderal Eduardo Año mengatakan, Duterte belum menetapkan batas waktu bagi militer untuk mengakhiri konflik tersebut.

Namun dia memastikan konflik tersebut tidak akan berlangsung sampai Desember.

Baca: AS Sumbang 2 Pesawat Pengintai untuk Pantau Teroris di Marawi

Punya opini tentang artikel yang baru Kamu baca? Tulis pendapat Kamu di Bagian Komentar!


Ikuti perkembangan berita ini dalam topik:
EditorGlori K. Wadrianto
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Terkini Lainnya

Buru Agen Hezbollah, AS Tawarkan Hadiah Uang Rp 97,5 Miliar

Buru Agen Hezbollah, AS Tawarkan Hadiah Uang Rp 97,5 Miliar

Internasional
AS Klaim Tembak Jatuh 'Drone' Iran, Teheran: Trump Berkhayal

AS Klaim Tembak Jatuh "Drone" Iran, Teheran: Trump Berkhayal

Internasional
Tewaskan 33 Orang, Pembakaran Kyoto Animation Salah Satu Pembunuhan Massal Terburuk di Jepang

Tewaskan 33 Orang, Pembakaran Kyoto Animation Salah Satu Pembunuhan Massal Terburuk di Jepang

Internasional
Hendak Dikeluarkan AS dari Jet Tempur F-35, Turki Cari Alternatif Lain

Hendak Dikeluarkan AS dari Jet Tempur F-35, Turki Cari Alternatif Lain

Internasional
Tersangka Pelaku Mengaku Sengaja Bakar Gedung Kyoto Animation

Tersangka Pelaku Mengaku Sengaja Bakar Gedung Kyoto Animation

Internasional
Bukan Jokowi, BJ Habibie Jadi Sosok Paling Dikagumi di Indonesia Versi YouGov

Bukan Jokowi, BJ Habibie Jadi Sosok Paling Dikagumi di Indonesia Versi YouGov

Internasional
Pria Korsel Bakar Diri Dalam Mobil yang Parkir di Depan Kedubes Jepang

Pria Korsel Bakar Diri Dalam Mobil yang Parkir di Depan Kedubes Jepang

Internasional
Gara-gara Bau Asing, Penumpang NordWind Airlines Dievakuasi di Rusia

Gara-gara Bau Asing, Penumpang NordWind Airlines Dievakuasi di Rusia

Internasional
Banjir Terjang Taman Margasatwa, Seekor Harimau 'Ngungsi' ke Rumah Warga

Banjir Terjang Taman Margasatwa, Seekor Harimau "Ngungsi" ke Rumah Warga

Internasional
Pria Ini Kaget Kakinya yang Diamputasi Jadi Iklan Bungkus Rokok

Pria Ini Kaget Kakinya yang Diamputasi Jadi Iklan Bungkus Rokok

Internasional
Kebakaran Kyoto Animation, Pakar Sebut Kobaran Api Menyebar dengan Cepat

Kebakaran Kyoto Animation, Pakar Sebut Kobaran Api Menyebar dengan Cepat

Internasional
Hubungan dengan Iran Panas, AS Bakal Kirim Ratusan Pasukan ke Arab Saudi

Hubungan dengan Iran Panas, AS Bakal Kirim Ratusan Pasukan ke Arab Saudi

Internasional
Buntut Nyanyian 'Send Her Back' kepada Anggota DPR AS Ilhan Omar, Trump Merasa 'Tak Enak'

Buntut Nyanyian "Send Her Back" kepada Anggota DPR AS Ilhan Omar, Trump Merasa "Tak Enak"

Internasional
Kasus 2 Turis Maroko Dipenggal, 3 Pendukung ISIS Dihukum Mati

Kasus 2 Turis Maroko Dipenggal, 3 Pendukung ISIS Dihukum Mati

Internasional
Selama 40 Tahun, Pria Ini Tak Keramas dan Potong Rambut

Selama 40 Tahun, Pria Ini Tak Keramas dan Potong Rambut

Internasional
Close Ads X