Kompas.com - 04/08/2017, 19:21 WIB
EditorPascal S Bin Saju

KOMPAS.com - Tergiur janji muluk kelompok Negara Islam di Irak dan Suriah (ISIS), ratusan warga Indonesia bergabung dengan militan di Suriah.

Realitanya ternyata amat jauh dari "khayalan" ideal sebuah kekhalifahan Islam versi ISIS.

Menyesal! Tinggal kata tersebut yang bisa dilontarkan. Banyak keluarga tergiur dengan "janji surga" kekhalifahan ISIS di Suriah dan Irak yang ditawarkan lewat internet.

Alasannya, beragam, mulai putus asa dibelit utang, mencoba hidup baru atau demi "keyakinan" yang dianut. Atau juga gabungan dari alasan tersebut.

Dengan membuta, tanpa mempedulikan realita yang terus disiarkan media, bahwa ISIS di Suriah dan Irak memicu perang saudara, teror dan kesengsaraan warga lokal, ratusan warga Indonesia menjual semua harta miliknya, dan bergabung dengan milisi teror tersebut.

Baca: Terpikat ISIS dan Hijrah ke Suriah, Para WNI Ini Akhirnya Kecewa

Sebuah keluarga Indonesia yang kini ditampung di kamp darurat dekat Raqqa mengaku, tahun 2015 dari menjual rumah dan harta bendanya, mereka berhasil mengumpulkan uang Rp 500 juta untuk bergabung dengan para jihadis yang menjanjikan "surga" itu.

Mata mereka mulai terbuka, saat tiba di negara transit, Turki. Aparat Turki yang memerangi ISIS masih memberi kelonggaran, dengan menyuruh mereka memilih, pulang kembali ke Indonesia atau ngotot masuk ke Suriah?

Beberapa orang yang dicurigai, bahkan angsung ditahan oleh aparat keamanan Turki. Setelah itu diekstradisi ke Indonesia, dan di tanah air dijebloskan ke tahanan.

Neraka di Raqqa

Halaman:
 
Pilihan Untukmu


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.