Kompas.com - 04/08/2017, 16:27 WIB
EditorPascal S Bin Saju

Enam polisi yang dapat berbicara bahasa lokal Tshiluba dibebaskan, tetapi sisanya dibunuh, seperti disampaikan Presiden Majelis Kasai Francois Kalamba.

Baca: Sekitar 40 Polisi Dipenggal Milisi di RD Kongo

Kerusuhan di Kasai dimulai pada Agustus lalu, ketika pasukan keamanan menewaskan pemimpin Kamwina Nsapu.

Gubernur negara bagian Alexis Nkande Myopompa mengatakan sebuah penyelidikan terhadap pembunuhan polisi itu telah dilakukan.

PBB menyebutkan, 400 orang tewas dan 200.000 mengungsi di wilayah Kasai sejak Jean-Pierre Pandi, pemimpin Kamwina Nsapu tewas.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Halaman:
 
Pilihan Untukmu


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.