Kompas.com - 03/08/2017, 14:53 WIB
EditorPascal S Bin Saju

MANILA, KOMPAS.com - Presiden Filipina Rodrigo Duterte, Rabu (2/8/2017),  membela satu serangan polisi yang menewaskan seorang wali kota atas dugaan terkait dengan perdagangan narkoba, yang juga melibatkan 14 orang lainnya.

Duterte telah berulang kali membela polisi yang melakukan perang mematikan terhadap narkoba dan menyebut para pejabat sebagai "politikus narkoba".

Ketiga wali kota itu ditembak mati setelah presiden itu menuduh mereka terlibat dalam rantai peredaran narkoba.

Para aktivis hak asasi manusia dan beberapa anggota parlemen menyerukan penyelidikan atas pembunuhan Reynaldo Parojinog, wali kota di kota Ozamiz di Mindanao, dan 14 orang lainnya dalam serangan di rumah Parojinog, Minggu (30/7/2017).

BACA: Duterte Jadi Presiden, Tiap Hari 44 Warga Filipina Tewas Terkait

Kelompok-kelompok HAM mengatakan, tidakan Duterte dapat dikategorikan ke dalam kelompok kejahatan terhadap kemanusiaan.

Duterte menyebut Parojinog tahun lalu sebagai salah ssatu waki kota. polisi, dan hakim yang terlibat dalam rantai perdagangan narkoba secara ilegal.

Dalam penggerebekan pada hari Minggu lalu, para pendukung Parojinog terlibat baku tembak.

Sedangkan Presiden Duterte menolak kritik atas serangan itu, termasuk mengapa hal tersebut dilakukan pada malam hari.

"Polisi bisa pergi kapan saja untuk menangkap. Dan saya akan membela polisi," kata Duterte dalam sebuah pidato.

Halaman:


Video Pilihan Video Lainnya >

Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.