Kompas.com - 02/08/2017, 22:39 WIB
Ilustrasi planet Bumi. ShutterstockIlustrasi planet Bumi.
|
EditorErvan Hardoko

WASHINGTON DC, KOMPAS.com - Badan Angkasa Luar Amerika Serikat (NASA) tengah mencari sosok untuk mempertahankan Bumi dari kontaminasi makhluk angkasa luar atau alien.

Posisi dengan nama "petugas pelindung planet" itu  akan bertugas memastikan agar berbagai benda atau entitas asing di angkasa luar tak mencemari Bumi.

Bagi kandidat yang diterima bekerja, NASA menawarkan gaji sebesar 187.000 dolar AS atau sekitar Rp 2.5 miliar setahun plus berbagai bonus dan tunjangan.

"Petugas perlindungan planet bekerja memastikan agar konstituen organik dan kontaminasi biologis dari manusia atau wahana eksplorasi angkasa tak mencemari planet-planet, termasuk Bumi," demikian isi iklan lowongan pekerjaan ini.

Baca: NASA Ciptakan Kebun untuk Astronot di Mars

Pekerjaan dengan masa kontrak selama tiga tahun dan bisa diperpanjang menjadi lima tahun ini diciptakan setelah AS meneken Kesepakatan Angkasa Luar 1967.

Hanya ada satu tempat lain di dunia yang memiliki posisi pekerjaan ini yaitu di Badan Angkasa Luar Eropa.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Hal itu disampaikan Catherine Conley, petugas pelindung planet NASA hingga 2014 sebelum dipindahkan ke Badan Jaminan Keselamatan Misi NASA.

Catherine menjelaskan, berdasarkan kesepakatan 1967 setiap misi ke angkasa luar harus dipastikan memiliki kurang dari  satu per 10.000 peluang terkontaminasi benda asing luar angkasa.

Pekerjaan ini termasuk memastikan sebuah robot atau wahana antariksa yang bertugas melintasi dan mengambil gambar sebuah planet tak akan menyebarkan kontaminasi berbahaya.

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Internasional
Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Internasional
Amerika Meniru Indonesia?

Amerika Meniru Indonesia?

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.