Kompas.com - 01/08/2017, 19:47 WIB
|
EditorErvan Hardoko

ISLAMABAD, KOMPAS.com - Parlemen Pakistan, Selasa (1/8/2017), memilih mantan menteri perminyakan Shahid Khaqan Abbasi sebagai perdana menteri baru negeri itu.

Parlemen memilih Abbasi untuk menggantikan Nawaz Sharif yang diberhentikan dari jabatannya oleh Mahkamah Agung Pakistan beberapa hari lalu.

Abbasi, politisi partai berkuasa PML-N, mendapatkan dukungan dari 221 dari 342 anggota Dewan Nasional. Demikian disampaikan ketua parlemen Sardar Ayaz Sadiq.

Pada Jumat (28/7/2017), Mahkamah Agung (MA) Pakistan memberhantikan PM Nawaz Sharif karena tersandung kasus korupsi yang telah lama berjalan.

Baca: Tersangkut "Panama Papers", PM Pakistan Telah Mengundurkan Diri

Keputusan tersebut sangat dinanti publik Pakistan, dan masalah itu juga memaksa dia turun dari jabatannya sebagai perdana menteri.

"Dia didiskualifikasi sebagai anggota parlemen sehingga dia tidak lagi menjabat perdana menteri," kata Hakim Ejaz Afzal Khan di ruang sidang yang penuh sesak oleh pengunjung, seperti dilaporkan kantor berita Perancis, AFP.

Mahkamah Agung Pakistan juga meminta biro anti-korupsi nasional untuk memulai penyelidikan yang lebih serius atas tuduhan terhadap Sharif, kasus yang dimuat Panama Papers, tahun lalu.

Data yang dibocorkan oleh Panama Papers menunjukkan, keluarga Sharif terlibat dalam bisnis lepas pantai yang sangat menguntungkan.

Hingga sejauh ini, elum ada perdana menteri Pakistan yang telah menyelesaikan masa jabatan lima tahun penuh. Semuanya berakhir di tengah jalan.

Halaman:


Video Pilihan

Sumber AFP
Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.