Pangkalan Militer China di Afrika Resmi Beroperasi

Kompas.com - 01/08/2017, 17:04 WIB
China memilih Djibouti, yang berada di jalur perdagangan internasional, untuk menjadi pangkalan militer pertamannya di luar negeri. BBCChina memilih Djibouti, yang berada di jalur perdagangan internasional, untuk menjadi pangkalan militer pertamannya di luar negeri.
|
EditorErvan Hardoko

BEIJING, KOMPAS.com - China secara resmi membuka pangkalan militer pertamanya di Afrika tepatnya di Djibouti. Demikian dikabarkan kantor berita Xinhua, Selasa (1/8/2017).

Para prajurit, perwira, dan tamu undangan menghadiri upacara pengibaran dan parade militer yang menandai peristiwa bersejarah ini.

Peresmian pangkalan militer di Djibouti ini berbarengan dengan ulang tahun ke-90 Tentara Pembebasan Rakyat (PLA).

"Pangkalan logistik ini menjadi yang pertama akan digunakan Beijing untuk mendukung pengawalan laut di Afrika dan Asia barat daya, menjaga perdamaian, dan untuk bantuan kemanusiaan," demikian pernyataan Kementerian Pertahanan China.

Baca: Djibouti Dijadikan Pangkalan Militer Pertama China di Luar Negeri

China mengirim pasukan pertama ke pangkalan militer ini pada 11 Juli yang diwarnai upacara di provinsi Guangdong, wilayah selatan negeri itu.

China mulai membangun pangkalan militer di wilayah Tanduk Afrika ini pada Februari 2016 dan terletak hanya beberapa kilometer dari Camp Lemonnier, pangkalan militer satu-satunya milik AS di Afrika.

Beijing telah lama menanamkan investasi infrastruktur di sejumlah negara Afrika dalam upaya mencari sumber daya alam dan pasar baru.

Khusus untuk Djibouti, sejumlah bank di China mendanai setidaknya 14 proyek infrastruktur di negeri itu dengan nilai 14,4 miliar dolar AS.

Proyek infrastruktur yang didanai China di Djibouti antara lain jalur kereta api menuju ke Addis Ababa, Etiopia.




Sumber AFP
Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kisah Tiga Negara Penikmat Reklamasi

Kisah Tiga Negara Penikmat Reklamasi

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Internasional
Virus Corona di Iran Menyebar Cepat, 54 Orang Meninggal

Virus Corona di Iran Menyebar Cepat, 54 Orang Meninggal

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X