Kompas.com - 01/08/2017, 15:04 WIB
Seekor gajah menyerang seorang pria di desa Baghasole, distrik Burdwan, negara bagian Bengal Barat, India pada Maret 2016. AFPSeekor gajah menyerang seorang pria di desa Baghasole, distrik Burdwan, negara bagian Bengal Barat, India pada Maret 2016.
|
EditorErvan Hardoko

NEW DELHI, KOMPAS.com - Sebuah data baru pemerintah India menyebutkan gajah dan harimau setiap hari menewaskan satu orang warga negeri itu.

Kondisi ini terjadi akibat habitat kedua hewan itu yang semakin terdesak bertambahnya jumlah penduduk.

Di sisi lain, manusia rata-rata membunuh satu ekor macan tutul sehari di saat konflik manusia dan hewan mencapai titik puncaknya.

Selama beberapa dekade terakhir, India kehilangan hutan dalam jumlah amat besar sehingga memperbanyak konflik antara manusia dan hewan.

Baca: Lagi, AL Sri Lanka Selamatkan Gajah yang Hanyut di Laut

Menurut data kementerian lingkungan India, sebanyak 1.144 orang tewas di seluruh India dalam jangka waktu 1.143 hari antara April 2014 hingga Mei tahun ini.

Kementerian menambahkan, dalam periode yang sama sebanyak 345 ekor harimau dan 84 ekor gajah juga mati, sebagian besar karena ulah pemburu gelap.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Direktur Jenderal Kehutanan India, Siddhanta Das mengatakan, merambahnya manusia ke wilayah habitat hewan menjadi sebab utama konflik ini.

"Kami kini tengah menggelar kampanye untuk meningkatkan pemahaman warga demi mengurangi korban," kata Das.

Dari seluruh korban, sebanyak 1.052 orang tewas akibat serangan gajah dan 92 orang lainnya tewas diterkam harimau.

Halaman:


Sumber Telegraph
Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Internasional
Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Internasional
Amerika Meniru Indonesia?

Amerika Meniru Indonesia?

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.