Kompas.com - 30/07/2017, 17:30 WIB
Para prajurit AL Rusia bersikap sempurna ketika Presiden Vladimir Putin hendak meninggalkan arena parade militer di St Petersburg, Minggu (30/7/2017). Alexander Zemlianichenko / POOL / AFP Para prajurit AL Rusia bersikap sempurna ketika Presiden Vladimir Putin hendak meninggalkan arena parade militer di St Petersburg, Minggu (30/7/2017).
|
EditorErvan Hardoko

SAINT PETERSBURG, KOMPAS.com - Presiden Rusia Vladimir Putin, Minggu (30/7/2017), meninjau kekuatan AL negeri itu dalam sebuah parade di Laut Baltik.

Sebanyak 50 kapal perang dan kapal selam unjuk gigi di Sungai Neva dan Teluk Filandia di lepas pantai kota terbesar kedua Rusia, St Petersburg setelah Putin memerintahkan parade dalam skala besar.

"Hari ini terlihat sudah banyak yang dilakukan untuk mengembangkan dan memodernkan AL," kata Putin kepada para personel angkatan laut.

"AL tidak hanya menangani tugas-tugas tradisional tetapi juga menjawab berbagai tantangan baru yaitu memberi kontribusi dalam memerangi terorisme dan bajak laut," tambah Putin.

Baca: Dalam Seminggu, Militer Rusia Bunuh 600 Teroris ISIS di Suriah

Parade ini digelar sekaligus untuk merayakan Hari Angkatan Laut dan menunjukkan kekuatan militer Rusia.

Hal serupa juga dilakukan Putin setiap merayakan hari kemenangan Perang Dunia II yang selalu diwarnai dengan parade militer besar-besaran.

Rusia terus meningkatkan manuver militernya di saat hubungan dengan negara-negara Barat memburuk terkait campur tangan Moskwa di Ukraina dan berupaya melemahkan anggota NATO di Eropa Timur.

Parade AL dalam skala lebih kecil digelar di wilayah kantung Rusia Kaliningrad di Laut Baltik hingga di Semenanjung Crimea dan Vladivostok di wilayah timur jauh negeri itu.

Untuk kali pertama, Rusia juga menggelar parade kekuatan angkatan lautnya di pangkalan AL di Tartus, Suriah di mana kapal-kapal perang negeri itu memainkan peran penting dalam mendukung operasi militer di Suriah.

Kantor berita Rusia Intefax mengabarkan, sebanyak enam kapal perang termasuk kapal selam disel generasi terbaru Krasnodar, ambil bagian dalam paradi di Tartus itu.

Baca: Studi: Militer Rusia Bisa "Gulung" Polandia dalam Semalam



Sumber AFP
Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Internasional
Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Internasional
Amerika Meniru Indonesia?

Amerika Meniru Indonesia?

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X