Kompas.com - 27/07/2017, 19:40 WIB
Kendaraan bermotor milik anggota Dewan Pemuda Islam Derna, yang telah berbaiat kepada kelompok ISIS, sedang berkonvoi di pada Oktober 2014. The GuardianKendaraan bermotor milik anggota Dewan Pemuda Islam Derna, yang telah berbaiat kepada kelompok ISIS, sedang berkonvoi di pada Oktober 2014.
EditorPascal S Bin Saju

MISRATA, KOMPAS.com - Kelompok teroris yang menamakan dirinya Negara Islam di Irak dan Suriah (ISIS) kini kembali mengumpulkan kekuatan tempurnya di Libya setelah kehilangan kota Mosul di Irak utara dan Raqqa di Suriah.

Pasukan Libya mengungkapkan hal itu sebagai sebuah masalah baru yang mengancam negara itu, seperti dilaporkan situs berita harian The Independent, Kamis (27/7/2017).

Ketika dua pemerintahan yang bersaing, yakni yang berbasis di Tripoli dan Benghazi, sedang merundingkan gencatan senjata, militan ISIS diyakini sedang mempersiapkan serangan baru di kota pelabuhan Misrata, Libya.

Milisi yang bertempur atas nama pemerintah Libya yang didukung PBB memperingatkan, teroris ISIS berkumpul kembali untuk melancarkan serangan baru ke kota Misrata, pusat perdagangan Libya.

Baca: Pasukan Khusus Inggris Disergap ISIS di Libya

"Kami telah melihat pergerakan Daesh (ISIS) di selatan Sirte, tempat mereka mencoba untuk berkumpul kembali dan menembusi jalur pasukan kami di selatan," kata Mohamed Ghasri, juru bicara dan komandan senior pasukan al-Bunyan al-Marsous, Rabu (26/7/2017).

Milisi pro-pemerintah merupakan pasukan kunci dalam mengusir ISIS dari kota pesisir Sirte tahun lalu setelah perang enam bulan yang melelahkan, dengan bantuan serangan udara AS.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Al-Bunyan al-Marsous yang berbasis di Misrata sekarang yakin, serangan atas kota pelabuhan Misrata sudah dekat. Ghasri memperingatkan, tentaranya tak punya dukungan internasional.

Pemimpin ISIS di Libya sekarang beroperasi di daerah pedesaan di Sirte selatan. Ghasri tidak mengungkap jumlah militan ISIS yang dipastikan ikut dalam serangan terbaru ke Misrata.

Perang saudara yang telah melanda Libya sejak penggulingan Muammar Khadafy pada 2011 telah memungkinkan panglima perang dan ekstrimis mendapatkan pijakan di seluruh negeri.

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Internasional
Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Internasional
Amerika Meniru Indonesia?

Amerika Meniru Indonesia?

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.