Perempuan India Bunuh Suami, Dua Malam Tidur di Samping Mayatnya

Kompas.com - 27/07/2017, 14:23 WIB
IlustrasiiStockphoto Ilustrasi

NEW DELHI, KOMPAS.com – Seorang istri di New Delhi, India, membunuh suaminya yang “kasar”, lalu tidur di samping mayat suaminya selama dua malam, dan dia ditangkap di hari ketiga.

Wanita  bernama Shilpi Adhikari (32) itu tidur bersama mayat suaminya di rumah satu kamar milik mereka di Kapashera, New Delhi, seperti dilaporkan Hindustan Times, Kamis (27/7/2017).

Shilpi hampir saja melarikan diri. Namun, seorang informan polisi yang menemukan bekas luka di leher korban beberapa menit sebelum kremasi, memberitahu polisi yang lalu menangkap pelaku.

Pada awalnya, demikian kata polisi, setelah membunuh suaminya itu Shilpi tidak tahu harus melakukan apa terhadap mayat suaminya itu.

Baca: Seorang Istri Bunuh Suami karena Hamili Wanita Lain

Setelah dua malam berlalu, atau pada hari ketiga, Shelpi mengabarkan kepada tetangganya dengan berusaha mengelabui mereka bahwa suaminya meninggal secara alami.

Dia hampir berhasil lolos, namun seorang informan polisi melihat ada bekas luka di leher korban sesaat menjelang kremasi.

Polisi pun menangkap Shelpi dan mendakwanya telah melakukan pembunuhan terencana.

Shelpi, warga Bengal Barat, itu bekerja sebagai pembantu rumah tangga untuk Royal Bank of Scotland.

Perempuan itu menunggu sampai akhir pekan untuk melaksanakan rencananya, yakni saat suaminya Nitish biasanya minum banyak sampai meronta-ronta.

Pembunuhan harus dilakukan pada Sabtu, akhir pekan lalu. Shelpi pun telah menunggu sepanjang minggu itu.

Baca: Permintaan Cerai Tak Dikabulkan, Istri Bunuh Suami

Menurut petugas investigasi, pada Sabtu (22/7/2017) malam setelah makan malam, dia menawarkan alkohol kepada Nitish.

Halaman:


EditorPascal S Bin Saju
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Terkini Lainnya

[POPULER INTERNASIONAL] Kisah Manusia Pohon | Penampakan UFO Pertama

[POPULER INTERNASIONAL] Kisah Manusia Pohon | Penampakan UFO Pertama

Internasional
Insiden Bangunan Runtuh di Kamboja, 2 Orang Selamat dari Reruntuhan

Insiden Bangunan Runtuh di Kamboja, 2 Orang Selamat dari Reruntuhan

Internasional
Sedang Menjalankan Misi, 2 Jet Tempur Eurofighter Jerman Bertabrakan di Udara

Sedang Menjalankan Misi, 2 Jet Tempur Eurofighter Jerman Bertabrakan di Udara

Internasional
Terduga Otak Upaya Kudeta Etiopia Ditembak Mati

Terduga Otak Upaya Kudeta Etiopia Ditembak Mati

Internasional
'Manusia Pohon' Bangladesh Ini Ingin Tangannya Diamputasi untuk Terbebas dari Sakit

"Manusia Pohon" Bangladesh Ini Ingin Tangannya Diamputasi untuk Terbebas dari Sakit

Internasional
Keok Dua Kali di Istanbul, Pesona dan Pengaruh Erdogan Memudar?

Keok Dua Kali di Istanbul, Pesona dan Pengaruh Erdogan Memudar?

Internasional
Bahas Krisis Iran, Menlu AS ke Saudi Bertemu Raja Salman

Bahas Krisis Iran, Menlu AS ke Saudi Bertemu Raja Salman

Internasional
Baru 2 Minggu Bekerja, Karyawan Pabrik Sosis Ini Tewas Tersedot Mesin Pencampur Daging

Baru 2 Minggu Bekerja, Karyawan Pabrik Sosis Ini Tewas Tersedot Mesin Pencampur Daging

Internasional
Laporan Pertama hingga Inspirasi Film, Fakta Unik Penampakan UFO

Laporan Pertama hingga Inspirasi Film, Fakta Unik Penampakan UFO

Internasional
Mahathir: Saya Tak Akan Menjabat Jadi PM Malaysia Lebih dari 3 Tahun

Mahathir: Saya Tak Akan Menjabat Jadi PM Malaysia Lebih dari 3 Tahun

Internasional
Seekor Siput Kacaukan Sistem Kereta Api di Jepang Selatan

Seekor Siput Kacaukan Sistem Kereta Api di Jepang Selatan

Internasional
China Tak Akan Biarkan Isu Hong Kong Dibahas dalam KTT G20

China Tak Akan Biarkan Isu Hong Kong Dibahas dalam KTT G20

Internasional
Trump: Jika Terserah Penasihat Saya, Kami Bisa Perang dengan Seluruh Dunia

Trump: Jika Terserah Penasihat Saya, Kami Bisa Perang dengan Seluruh Dunia

Internasional
Ingin Gulingkan Pemerintah Vietnam, Pria AS Dihukum 12 Tahun Penjara

Ingin Gulingkan Pemerintah Vietnam, Pria AS Dihukum 12 Tahun Penjara

Internasional
Anggota ISIS 'Jihadi Jack' Ingin Pulang: Saya Tak Berniat Meledakkan Rakyat Inggris

Anggota ISIS "Jihadi Jack" Ingin Pulang: Saya Tak Berniat Meledakkan Rakyat Inggris

Internasional

Close Ads X