Botswana Bakal Terima Dalai Lama, China Keluarkan Peringatan

Kompas.com - 26/07/2017, 19:24 WIB
Dalai Lama melambaikan tangan kepada pengikutnya saat tiba di Ulan Bator, Mongolia, Rabu (23/11/2016). BYAMBASUREN BYAMBA-OCHIR / AFP Dalai Lama melambaikan tangan kepada pengikutnya saat tiba di Ulan Bator, Mongolia, Rabu (23/11/2016).
EditorGlori K. Wadrianto

BEIJING, KOMPAS.com - Pemerintah China mengeluarkan peringatan kepada Pemerintah Botswana, yang berencana menerima kunjungan Dalai Lama bulan depan.

Seperti diberitakan AFP, peringatan itu dikeluarkan Rabu (26/7/2017), kepada negara di selatan benua Afrika itu, agar menghormati kepentingan utama China.

Pemimpin spiritual Tibet yang tinggal di pengasingan di India itu, dijadwalkan berbicara dalam konferensi "Mind and Life Dialogue" yang berlangsung selama tiga hari di Gaborone,mulai 17 Agustus.

Partai Komunis China yang berkuasa memandang Dalai Lama akan melakukan kampanye separatisme demi kemerdekaan Tibet.


China selama ini selalu mengecam negara asing yang bersedia menerima kedatangan Dalai Lama.

Baca: Komentar Dalai Lama soal Donald Trump Bikin Panas Kuping China

Di sisi lain Dalai Lama telah mengungkapkan sasarannya untuk mendapatkan otonomi yang lebih luat bagi Tibet, ketimbang kemerdekaan.  

Jurubicara Kementerian Luar Negeri China Lu Kang meminta Botswana untuk sungguh sungguh menghormati kepentingan China terkait kedaulatan dan integritas teritorial.

Untuk itu, Beijing mendesak Botswana membuat keputusan yang tepat terutama mengenai isu-isu yang terkait Tibet.

"China tidak akan mencampuri urusan dalam negeri negara lain, dan kami tidak akan menerima bahwa negara lain melakukan hal-hal yang akan merugikan kepentingan China."

Demikian penegasan Lu Kang dalam sebuah konferensi pers.

Halaman:
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Menang Telak di Pemilu Inggris, Apa Resep Kemenangan Boris Johnson?

Menang Telak di Pemilu Inggris, Apa Resep Kemenangan Boris Johnson?

Internasional
Keluarga Gajah Terekam Menginvasi Hotel di Zambia untuk Sarapan

Keluarga Gajah Terekam Menginvasi Hotel di Zambia untuk Sarapan

Internasional
Trump Kritik Greta Thunberg: Pergilah Menonton Film Bersama Teman!

Trump Kritik Greta Thunberg: Pergilah Menonton Film Bersama Teman!

Internasional
Perdana Menteri Boris Johnson Raih Kursi Mayoritas di Pemilu Inggris

Perdana Menteri Boris Johnson Raih Kursi Mayoritas di Pemilu Inggris

Internasional
Myanmar Dituduh Genosida Rohingya, Ini Peringatan Aung San Suu Kyi

Myanmar Dituduh Genosida Rohingya, Ini Peringatan Aung San Suu Kyi

Internasional
AS Uji Coba Rudal Balistik ke Samudra Pasifik

AS Uji Coba Rudal Balistik ke Samudra Pasifik

Internasional
[POPULER INTERNASIONAL] AU AS Unggul dari Rusia dan China | Bocah Tendang Mobil yang Tabrak Ibunya

[POPULER INTERNASIONAL] AU AS Unggul dari Rusia dan China | Bocah Tendang Mobil yang Tabrak Ibunya

Internasional
Studi: Angkatan Udara AS Unggul Jauh dari Rusia dan China

Studi: Angkatan Udara AS Unggul Jauh dari Rusia dan China

Internasional
Satu-satunya Kapal Induk Milik Rusia Terbakar

Satu-satunya Kapal Induk Milik Rusia Terbakar

Internasional
Pemerintahan Baru Gagal Terbentuk, Israel Bakal Gelar Pemilu Ketiga dalam Setahun

Pemerintahan Baru Gagal Terbentuk, Israel Bakal Gelar Pemilu Ketiga dalam Setahun

Internasional
Ibunya Ditabrak Sampai Terpental, Bocah di China Tendang Mobil Penabrak

Ibunya Ditabrak Sampai Terpental, Bocah di China Tendang Mobil Penabrak

Internasional
Kasus Pesawat Militer Chile Menghilang, Tim Penyelamat Temukan Mayat

Kasus Pesawat Militer Chile Menghilang, Tim Penyelamat Temukan Mayat

Internasional
Korban Tewas Gunung Meletus di Selandia Baru Bertambah Jadi 8 Orang

Korban Tewas Gunung Meletus di Selandia Baru Bertambah Jadi 8 Orang

Internasional
Sidang Pemakzulan Trump Bakal Jadi Prioritas Senat AS pada Januari 2020

Sidang Pemakzulan Trump Bakal Jadi Prioritas Senat AS pada Januari 2020

Internasional
Korea Utara Mengancam Bakal Beri 'Hadiah Natal', Ini Peringatan AS

Korea Utara Mengancam Bakal Beri "Hadiah Natal", Ini Peringatan AS

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X