Kompas.com - 26/07/2017, 15:47 WIB
EditorPascal S Bin Saju

CANBERRA, KOMPAS.com - Pemilik sebuah toko roti di Canberra, Australia, telah didenda sebesar  19.000 dollar atau lebih dari Rp 200 juta setelah seekor kecoa hidup ditemukan di area persiapan makanan, yang kabarnya belum dibersihkan lebih dari sebulan.

Pemiliknya, Vinh Quoc Vinh, (54),  mengaku bersalah atas lima pelanggaran standar makanan dan pada hari Selasa (25/7/2017) dia didenda sebesar 19.000 dollar.

Pengadilan Magistrat Wilayah Ibukota Australia (ACT) mendengar keterangan atas kasus itu ketika seorang petugas kesehatan memeriksa toko roti ‘Oriental Hot Bake’ di Hawker Shops, kawasan pertokoan lokal di ACT, Mei 2016.

Dia menemukan sejumlah kecoak hidup dan mati di area persiapan makanan. Makanan disimpan di lantai sebuah ruang pendingin. Sisa makanan terakumulasi di lantai, peralatan, kompor dan di rak.

Baca: Rahasia Seks Kecoa Terungkap, Ternyata Bisa Bertelur Tanpa Pejantan

Pengadilan juga mendengar peralatan untuk mengangkut daging pai yang sudah dimasak, tidaklah bersih.

Bukti yang diajukan ke pengadilan menunjukkan bahwa beberapa proses pembersihan belum dilakukan lebih dari sebulan dan sudah dua tahun berlalu sejak pemberantasan hama terakhir berlangsung.

Di toko itu juga tidak tersedia sabun untuk mencuci tangan dan satu bak cuci tangan tidak memiliki air panas.

Vinh Quoc Vinh mengaku bersalah atas lima pelanggaran standar makanan. Ketika menjatuhkan denda pada Selasa kemarin, Hakim Khusus Magistrasi Ken Cush sangat menentang kondisi toko roti tersebu.

Hakim menggambarkan toko roti  sebagai tempat yang "mengerikan dan berpotensi membuat banyak warga sakit".

Halaman:
 
Pilihan Untukmu


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.