Kompas.com - 25/07/2017, 16:09 WIB
Pasukan khusus Hamas sedang berlatih di Jalur Gaza. AP PhotoPasukan khusus Hamas sedang berlatih di Jalur Gaza.
EditorPascal S Bin Saju

VIENNA, KOMPAS.com – Pengadilan Austria telah menjatuhkan hukuman penjara seumur hidup kepada seorang warga Palestina, anggota kelompok Hamas, atas rencananya melakukan serangan teror kepada kaum Yahudi di Israel.

Pria berusia 27 tahun itu, yang ditangkap di pusat penampungan pencari suaka di Austria pada Juli tahun lalu.

Dia dinyatakan bersalah, Senin (24/7/2017) malam, karena menghasut untuk membunuh, sebagaimana dilaporkan kantor berita Perancis, AFP, Selasa (25/7/2017) ini.

Jaksa Austria menuduh pria tersebut telah menghubungi dua pria di wilayah Palestina lewat aplikasi media sosial dan memerintahkan mereka untuk melakukan pembunuhan atas orang Yahudi di Jerusalem.

Baca: Hamas: Kami Melawan Israel Bukan karena Mereka Beragama Yahudi

Kedua kaki tangannya ditahan oleh pihak berwenang Israel pada Juni 2016, yang menyebabkan penangkapan pria tersebut pada bulan berikutnya di kota Gmuend, Austria.

Pesan telepon genggam yang dipertautkan di antara ketiganya mengungkapkan bahwa orang Palestina telah memberi tahu dua orang lainnya untuk melempar "apel" - sebuah kata sandi untuk granat tangan - ke kerumuman orang Yahudi di Jerusalem, menurut jaksa penunt Austria.

Pria Palestina itu juga mengatakan kepada para saksi yang dihadirkan dalam persidangan bahwa dia "merasa bangga menjadi bagian dari Hamas".

Pria tersebut menyangkal semua tuduhan tersebut dan mengatakan bahwa dia akan mengajukan banding atas vonis yang diterimanya.

Warga Palestina itu pernah ditangkap pada usia 14 di Gaza dan menjalani hukuman sembilan tahun penjara karena melakukan kekerasan terhadap tentara Israel.

Baca: Terkait Pembunuhan Polisi Israel, Klaim ISIS Dibantah Hamas

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Internasional
Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Internasional
Amerika Meniru Indonesia?

Amerika Meniru Indonesia?

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.