Kompas.com - 25/07/2017, 13:42 WIB
EditorPascal S Bin Saju

Baca: Krisis Qatar Menyulitkan Negara Muslim Non-Arab

Qatar telah menolak tuntutan tersebut karena dianggap sebagai pelanggaran kedaulatannya. Ankara pun memberikan dukungan yang kuat kepada sekutunya, Doha.

Menteri Luar Negeri AS Rex Tillerson, yang pekan lalu menghabiskan empat hari di wilayah tersebut untuk mencoba mencari jalan keluar atas krisis diplomatik tersebut.

Tillerson menyuarakan optimisme terhadap upaya Qatar untuk menjelaskan dan membuktikan bahwa mereka tak terliabt dalam pendanaan terorisme.

Keempat pemerintah tersebut pada hari Selasa memasukkan tiga organisasi di Yaman dan enam di Libya ke dalam daftar hitam dan menuduh mereka memiliki hubungan dengan Al Qaeda.

Mereka juga memasukkan daftar hitam tiga warga, tiga warga Yaman, dua warga Libya dan seorang warga Kuwait dalam daftar hitam “teroris”.

Baca: Efek Krisis Diplomatik, Pasukan Qatar Keluar dari Koalisi Arab Saudi 

Orang-orang tersebut dituding terlibat dalam "kampanye penggalangan dana untuk mendukung Front Al-Nusra (bekas sayap Al Qaeda) dan milisi teroris lainnya di Suriah".

Qatar dan tetangganya mendukung pihak-pihak yang berlawanan dalam konflik di Libya antara pemerintah persatuan yang didukung PBB di Tripoli dan pemerintahan saingannya di timur.

Arab Saudi telah memimpin sebuah intervensi militer terhadap pemberontak Houthi di negara tetangga, Yaman, sejak Maret 2015.

Anggota kelompok Al Qaeda dan Negara Islam di Irak dan Suriah (ISIS) sejak itu telah memperluas kehadirannya di daerah-daerah selatan Yaman yang dikendalikan pemerintah dan didukung Saudi.

Baca: Indonesia Dorong Rekonsiliasi Negara-negara Arab dengan Qatar

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.