Israel Putuskan Copot Detektor Logam di Masjid Al-Aqsa

Kompas.com - 25/07/2017, 11:57 WIB
Umat Muslim Palestina berbicara dengan petugas Israel yang berjaga di depan Lions Gate, pintu masuk utama ke Masjid Al-Aqsa, di Kota Tua Yerusalem, Jumat (21/7/2017). Israel melarang pria Palestina yang berusia di bawah 50 tahun untuk masuk ke kawasan Kota Tua dan menjalani Shalat Jumat, menyusul insiden penembakan dua polisi Israel. AFP PHOTO / JACK GUEZUmat Muslim Palestina berbicara dengan petugas Israel yang berjaga di depan Lions Gate, pintu masuk utama ke Masjid Al-Aqsa, di Kota Tua Yerusalem, Jumat (21/7/2017). Israel melarang pria Palestina yang berusia di bawah 50 tahun untuk masuk ke kawasan Kota Tua dan menjalani Shalat Jumat, menyusul insiden penembakan dua polisi Israel.
EditorPascal S Bin Saju

JERUSALEM, KOMPAS.com  - Israel memutuskan untuk mengangkat detektor logam di masjid Al-Aqsa, Jerusalem, Selasa (25/7/2017), dan menggantikannya dengan yang lebih canggih atau alat "pengawas pintar".

Penempatan detertor logam di akses masuk ke tempat suci di kawasan Kota Tua, Jerusalem, itu telah menimbulkan protes keras di kalangan umat Muslim dan warga Palestina lainnya.

Mengutip sebuah pernyataan dari kementerian terkait Israel, kantor berita Reuters melaporkan bahwa detektor logam itu akan digantikan dengan alat pengawas pintar dan tersembunyi.

Kepolisian Israel memasang sejumlah detektor logal di semua pintu atau askes masuk ke kompleks masjid Al-Aqsa di kawasan Kota Tua, Jerusalem, setelah dua polisi ditembak mati oleh tiga terduga warga Arab pada 14 Juli.

Baca: Penembakan di Masjid Al-Aqsa, Abbas dan Netanyahu Bicara di Telepon

Insiden itu kemudian berkembang menjadi perseteruan yang baru antara Israel dan Palestina, bahkan meluas menjadi konflik antara Israel dan Dunia Islam. Indonesia ikut mengecam Israel.

Peningkatan ketegangan, kematian tiga warga Israel dan empat warga Palestina dalam kekerasan pada Jumat (21/78/2017) dan Sabtu (22/7/2017) telah memicu kecaman internasional.

Dewan Keamanan PBB pun didesak untuk mengadakan sebuah pertemuan darurat untuk mencari cara terbaik untuk mengatasi situasi yang berkembang akibat konflik terbaru Israel-Palestina.

Kabinet Perdana Menteri Israel, Benjamin Netanyahu, memutuskan untuk mencopot semua metal detector di sembilan gerbang masuk setelah sebuah pertemuan pada Senin (24/7/2017).

Baca: Tutup Masjid Al-Aqsa, Israel Dituduh Menghukum Warga Arab di Jerusalem

Pernyataan yang dikeluarkan setelah pertemuan para menteri senior Israel itu menyebutkan, pertemuan itu memutuskan untuk mengambil tindakan sesuai  rekomendasi DK PBB.

Semua detektor logal yang dipasang di akses-akses masuk kawasan masjid Al-Aqsa agar diangkat dan digantikan dengan alat pemeriksaan yang cerdas (smart checking). 



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Internasional
Amerika Meniru Indonesia?

Amerika Meniru Indonesia?

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X